Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Bupati Suharsono saat meninjau rumah korban terserang DBD di Dusun Pasutan Trirenggo, Bantul, disela-sela acara Gerakan Serentak PSN, Jumat (14/2/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di Bantul terus melonjak. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, hingga awal Februari, tercatat sudah ada 160 kasus DBD.
Padahal, seperti yang diberitakan sebelumnya, selama Januari, jumlah kasus DBD di Bumi Projotamansari baru ada 50 kasus. Jumlah tersebut berdasarkan laporan dari puskesmas dan rumah sakit di Bantul. Rata-rata per minggu terdapat lima kasus demam berdarah yang dilaporkan.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bantul, Tri Wahyu Joko Santoso mengatakan Februari memang ada lonjakan kasus demam berdarah, bahkan Kecamatan Dlingo yang bulan lalu tidak ada kasus DBD, kini sudah ada 16 laporan warga setempat terkena demam berdarah.
Meski begitu dia menegaskan wilayah endemis DBD di Bantul masih banyak terjadi di kawasan perbatasan antarkabupaten seperti Kecamatan Sewon, Banguntapan, Kasihan, Bantul, dan Bambanglipuro. Wilayah tersebut endemis DBD karena kepadatan penduduk dan hampir setiap tahun endemis.
Menurut Joko selain kepadatan penduduk, banyak kasus DBD karena kondisi cuaca juga yang tidak menentu. “Terpengaruh juga karena tingkat hujan yang tidak menentu. Kadang panas kadang hujan. Itu yang kita harapkan masyarakat yang waspada, terutama tentang kebersihan lingkungannya,” kata Joko saat hadir dalam kegiatan Gerakan Serentak (Gertak) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Dusun Pasutan, Desa Trirenggo, Bantul, Jumat (14/2/2020).
Dinkes, kata dia, sejauh ini masih memilih memberantas sarang nyamuk ketimbang pengasapan atau fogging. Pasalnya, fogging justru berpotensi membuat vektor DBD, nyamuk Aedes aegypti kian kebal. “Fogging adalah alternatif terakhir ketika jumlah jentik di atas batas toleransi. Misalnya dalam jangka 100 meter dari rumah yang terkena DBD terdapat sati rumah dari 10 rumah yang dipantau terdapat jentik nyamuk,” ucap Pria yang akrab disapa dokter Oky
Tidak hanya lewat pemberantasan sarang nyamuk (PSN), Dinkes Bantul juga sudah menyediakan obat larvasida yang bisa diakses di tiap puskesmas secara gratis. Larvasida dalam bentuk cair dan padat tersebut dapat dicampurkan ke dalam bak mandi, sumur, kolam, atau penampungan air lainnya, khususnya yang tidak ada ikannya. “Obat larvasida ini aman walaupun airnya untuk konsumsi,” ucap dia.
Siklus 5 Tahunan
Bupati Bantul Suharsono memerintahkan kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bergerak bersama masyarakat dalam rangka menekan penyebaran penyakit DBD. Sebab tahun ini bertepatan dengan siklus lima tahunan lonjakan penyakit tersebut. “Semua OPD saya minta turun lapangan, mengingatkan masyarakat untuk membersihkan lingkungan, memberantas sarang nyamuk," kata Suharsono saat memimpin
Gertak PSN dilakukan bersamaan di 17 kecamatan se-Bantul dengan sasaran rumah, bangunan fasilitas umum, dan kantor pemerintah. Suharsono mengatakan pencegahan dan penanggulangan DBD tidak akan berhasil jika hanya satu OPD tanpa dukungan lintas sektoral dan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 23 Juli 2026 lengkap untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja menuju YIA dan sebaliknya.
Penanganan stunting (tengkes) di DIY tidak hanya bertumpu pada peran keluarga, tetapi juga memerlukan dorongan masif dari ekosistem komunitas.
Media sosial tak lagi sekadar menjadi ruang hiburan. Melalui bedah buku berjudul 300 Juta Pertama dari YouTube dan Facebook yang digelar Dinas Perpustakaan
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.