Sumringahnya Syifa dan Nadia Dapat Kaus dari Jokowi

Dua siswi Kelas 5 SD Denggung Sleman, Syifa Azzahra dan Zahratus Syta Nadia, memamerkan kaus yang didapat dari Presiden Joko Widodo usai melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Agung Sudirohusodo Sleman, Jumat (14/2/2020). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
15 Februari 2020 05:47 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berserta Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Sudirohusodo Sleman, Jumat (14/2/2020).

Usai menunaikan ibadah, Jokowi beserta rombongan bersantap siang di Rumah Makan Pelem Golek jalan Palagan Tentara Pelajar sebelum bertolak ke Solo Jawa Tengah. Kegiatan informal tersebut dilakukan Jokowi usai menghadiri kegiatan di Taman Nasional Gunung Merapi di Jurangjero, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Di Jurang Jero, Jokowi melakukan penanaman pohon Pulai (Alstonia scholaris) bersama masyarakat. Jokowi juga melepaskan burung Elang Jawa.

Dari pengamatan Harian Jogja, Jokowi beserta rombongan tiba di Masjid Agung sekitar pukul 11.00 WIB. Kedatangan Jokowi langsung disambut oleh Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun. Usai mengambil wudhu, Jokowi sempat singgah ke kantor takmir kemudian melaksanakan salat didampingi Sultan.

Warga, terutama perempuan dan anak-anak yang mengetahui kedatangan Jokowi, dengan sabar menunggu di halaman masjid. Sebagian juga duduk di tepi jalan. Sebagian warga lainnya mengelilingi mobil yang digunakan Jokowi. Mereka bermaksud berinteraksi langsung dengan presiden, meskipun dihalau Paspampres.

Usai melaksanakan ibadah, Jokowi bersama Sultan menuju kendaraan yang terparkir di sisi Utara masjid. Warga pun berteriak memanggil nama Jokowi, sebagian ingin bersalaman sebagian ingin berswafoto. Sayangnya, hanya beberapa warga yang bisa dilayani oleh Jokowi sebelum masuk ke dalam kabin diikuti Sultan.

Seakan tak ingin melukai perasaan warga, Jokowi kemudian mengambil beberapa kaus berwarna hitam untuk dibagikan kepada warga. Paspampres hingga Sultan pun ikut membantu dari dalam mobil membagikan kaus yang bergambar Jokowi.

Warga yang sedari tadi berkerumun di dekat mobil yang dinaiki Jokowi pun berebutan untuk mendapatkan kaus itu. Bahkan ada yang merangsek mendekati kaca mobil yang terlanjur dibuka. Melihat kondisi itu, beberapa Paspampres langsung menutup ruang gerak warga hingga akhirnya Jokowi meninggalkan halaman masjid.

Dari sekian banyak warga yang mendapat kaus hitam bergambar Jokowi adalah dua siswi Kelas 5 SD Denggung Sleman. Mereka adalah Syifa Azzahra dan Zahratus Syta Nadia. Dia siswi yang sedari awal berteriak-teriak memanggil dan ingin bersalaman dengan Jokowi kegirangan manakala mendapatkan kaus Jokowi. "Seneng banget," kata Syifa kepada Harian Jogja.

Nadia teman sekelas Syifa menimpali, keduanya memang mengagumi sosok Jokowi. Jika Selama ini mereka hanya melihat Jokowi dari televisi, baru kali ini mereka menatap langsung wajah sang presiden meskipun dari dalam mobil. "Tadi pas [kaus] dilempar langsung ditangkap," katanya.

Jika Syifa bermaksud menggunakan kaus itu secara pribadi, Nadia berencana untuk memberikan kaus tersebut kepada ayahnya. "Yang jelas buat kenang-kenangan lah," kata Syifa.

Tidak seberuntung Syifa dan Nadia, salah seorang pedagang angkringan di Denggung, Nina, kecewa tidak mendapatkan kaus Jokowi. Dia kalah gesit dengan warga lainnya saat menangkap kaos yang dilempar Jokowi. "Padahal saya yang seyumin pak Jokowi, saat kaus dilempar malah orang lain yang nangkap," candanya.