Dua Bocah Tenggelam di Embung UII, Satu Meninggal Dunia

Ilustrasi mayat - Dok
16 Februari 2020 21:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Dua anak tenggelam di Embung Nglanjaran atau yang biasa dikenal dengan Embung UII, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, Minggu (16/2/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. Salah satu dari mereka meninggal dunia, sedangkan satu lainnya diselamatkan.

Kepala Bidang Kedauratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan mengatakan korban yang meninggal adalah Putri Claudia, 12, warga Joblangan, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Sleman, sedangkan korban yang berhasil diselamatkan adalah Betania Ayu Safitri, 10, warga Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman.

Makwan mengatakan sejumlah orang menyaksikan siswi SMP 1 Ngemplak itu terjatuh ke embung. Awalnya, Putri datang ke embung tersebut bersama dua kawannya, yakni Nadia Sasa Meliana, 12, warga Kalisoko, Desa Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak, dan Betania Ayu Safitri.

Selang beberapa saat, ketiganya menghubungi dua temannya yang lain, yakni Wawangi, 14, warga Pandanpuro, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, dan Annisa Melati, 14, warga Desa Harjobinangun, Kecamatan Pakem untuk bergabung.

Kemudian Putri mengajak Nadia dan Ayu untuk mandi di embung. Ketika Putri dan Ayu turun ke embung, sekitar 15 menit kemudian terdengar teriakan meminta tolong. Lalu Wawangi dan Annisa mendekati suara teriakan tersebut. Melihat Nadia dan Putri tenggelam, Wawangi dan Annisa berusaha menolong keduanya.

Sayangnya, hanya Ayu yang berhasil diselamatkan, sedangkan Putri sudah tidak terlihat di permukaan air. Keduanya lantas berteriak meminta tolong sehingga warga yang kebetulan berada di lokasi kejadian mendatangi sumber teriakan tersebut dan langsung berusaha melakukan pencarian. “Setelah satu jam mencari, akhirnya jenazah Putri berhasil ditemukan. Jasad korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” ucap Makwan.

BPBD Sleman mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu larangan bermain air ataupun mandi di embung tersebut. Selama ini, papan larangan memang sudah dipasang, karena area tersebut memang berbahaya ketika digunakan untuk bermain air atau bahkan mandi. Dia menambahkan kejadian orang tenggelam di Embung UII, baru kali ini terjadi.

Hermawan, salah satu warga yang berdomisili tak jauh dari embung itu mengatakan Embung UII memang kerap dikunjungi oleh wisatawan, terutama warga Sleman, saat Minggu pagi. “Memang biasanya banyak yang datang. Tetapi memang di situ [Embung UII] tidak boleh berenang atau mandi,” kata dia.