Syuting Film Beradegan Balapan Mobil di Underpass YIA Disebut Tak Berizin

Kondisi lalu lintas di underpass YIA pada hari keempat uji coba, Senin (27/1/2020). - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
18 Februari 2020 17:17 WIB Newswire Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Aksi balap mobil di underpass YIA yang viral di media sosial belakangan dikabarkan terkait kegiatan syuting. Namun syuting film itu disebut tak berizin.

Polres Kulon Progo mengaku langsung menyelidiki dugaan adanya balap liar di underpass Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), seperti yang ramai dibicarakan di media sosial Twitter. Mereka langsung menyelidiki dengan melihat rekaman CCTV yang ada di underpass tersebut.

Kapolres Kulon Progo AKBP Tartono, ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya 'balapan' yang menggunakan dua mobil putih tersebut. Namun setelah diselidiki, ternyata apa yang dinarasikan di media sosial tersebut tidak sepenuhnya benar.

Kedua pengemudi mobil putih itu memang kebut-kebutan, tetapi mereka tidak sedang melakukan balapan liar, melainkan syuting bersama kru film.

"Benar memang, tetapi hanya membuat film," ujar Tartono, Selasa (18/2/2020), ketika dikonfirmasi Suara.com-jaringan Harianjogja.com.

Untuk keterangan lebih lanjut, pihaknya meminta agar media bersabar karena besok akan ada penjelasan melalui press conference.

"Biar yang bersangkutan menjelaskan. Itu bukan balap liar. Bikin film tetapi tidak minta izin terlebih dulu," tambahnya.

Pihaknya telah mengidentifikasi pemilik kendaraan tersebut. Namun, ia enggan membeberkannya. Meski begitu, karena tidak berizin, maka ia tidak membenarkan aksi tersebut, apalagi bisa membahayakan pengguna jalan yang lain.

Pihaknya bahkan sudah menahan surat-surat kendaraan yang digunakan untuk kebut-kebutan seperti yang ada dalam Twitter. Namun, kepolisian tidak melakukan penahanan karena mereka sedang melakukan kegiatan.

"Sesuai ketentuan Dishub, tidak boleh kebut-kebutan," ujar Tartono.

Andi, warga yang rumahnya hanya beberapa ratus meter dari underpass YIA tersebut, mengatakan tidak mengetahui kejadian persisnya seperti apa karena menduga aksi balapan tersebut dilakukan di malam hari. Ia sendiri mengaku tahu video tersebut sudah beredar sekitar 2-3 hari yang lalu.

"Itu bukan semalam, tetapi aku lihat videonya dua tiga hari kemarin. Sayang sudah tak hapus [videonya]," ungkapnya.

Sumber : Suara.com