Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Kondisi lalu lintas di underpass YIA pada hari keempat uji coba, Senin (27/1/2020)./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, KULONPROGO--Aksi balap mobil di underpass YIA yang viral di media sosial belakangan dikabarkan terkait kegiatan syuting. Namun syuting film itu disebut tak berizin.
Polres Kulon Progo mengaku langsung menyelidiki dugaan adanya balap liar di underpass Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), seperti yang ramai dibicarakan di media sosial Twitter. Mereka langsung menyelidiki dengan melihat rekaman CCTV yang ada di underpass tersebut.
Kapolres Kulon Progo AKBP Tartono, ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya \'balapan\' yang menggunakan dua mobil putih tersebut. Namun setelah diselidiki, ternyata apa yang dinarasikan di media sosial tersebut tidak sepenuhnya benar.
Kedua pengemudi mobil putih itu memang kebut-kebutan, tetapi mereka tidak sedang melakukan balapan liar, melainkan syuting bersama kru film.
"Benar memang, tetapi hanya membuat film," ujar Tartono, Selasa (18/2/2020), ketika dikonfirmasi Suara.com-jaringan Harianjogja.com.
Untuk keterangan lebih lanjut, pihaknya meminta agar media bersabar karena besok akan ada penjelasan melalui press conference.
"Biar yang bersangkutan menjelaskan. Itu bukan balap liar. Bikin film tetapi tidak minta izin terlebih dulu," tambahnya.
Pihaknya telah mengidentifikasi pemilik kendaraan tersebut. Namun, ia enggan membeberkannya. Meski begitu, karena tidak berizin, maka ia tidak membenarkan aksi tersebut, apalagi bisa membahayakan pengguna jalan yang lain.
Pihaknya bahkan sudah menahan surat-surat kendaraan yang digunakan untuk kebut-kebutan seperti yang ada dalam Twitter. Namun, kepolisian tidak melakukan penahanan karena mereka sedang melakukan kegiatan.
"Sesuai ketentuan Dishub, tidak boleh kebut-kebutan," ujar Tartono.
Andi, warga yang rumahnya hanya beberapa ratus meter dari underpass YIA tersebut, mengatakan tidak mengetahui kejadian persisnya seperti apa karena menduga aksi balapan tersebut dilakukan di malam hari. Ia sendiri mengaku tahu video tersebut sudah beredar sekitar 2-3 hari yang lalu.
"Itu bukan semalam, tetapi aku lihat videonya dua tiga hari kemarin. Sayang sudah tak hapus [videonya]," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu hanya meraih skor 61% di Rotten Tomatoes, tetapi tetap dipuji penggemar Star Wars.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.