6 Siswa SMPN 1 Turi Masih Hilang, Ini Data Lengkap Siswa Terkait Kecelakaan Susur Sungai Sempor

Ambulans berdatangan ke kawasan Sungai Sempor, Turi, Sleman, yang menjadi lokasi tewasnya sejumlah siswa SMPN 1 Turi, Jumat (21/2/2020)-Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
21 Februari 2020 19:28 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Otoritas Badan SAR Nasional (Basarnas) DIY, memastikan masih ada enam siswa SMPN 1 Turi Sleman yang hingga kini belum diketahui keberadaannya, dalam insiden hanyutnya ratusan siswa di Sungai Sempor, yang melintasi Kecamatan Turi, Jumat (21/2/2020).

Kepala Basarnas DIY Lalu Wahyu Effendi menyampaikan data terkait korban susur sungai yang melibatkan ratusan siswa dalam kegiatan pramuka itu.

Sebanyak enam orang siswa sekolah tersebut hingga kini belum diketahui keberadaannya. "Untuk jumlah korban yang belum ditemukan ada enam orang.

Untuk data masih konfirmasi ke pihak sekolah, kaitannya dengan enam orang itu apakah terbawa arus atau sudah kembali ke sekolah," kata Lalu Wahyu Effendi, Jumat.

Dijelaskannya ada sekitar 256 siswa SMPN 1 Turi, Sleman. Namun hanya 250 orang yang diketahui mengikuti susur sungai, karena enam lainnya izin tidak mengikuti kegiatan.

Adapun yang terdata terkait kecelakaan yakni sebagai berikut:

- Enam siswa dilarikan ke Klinik Swa (empat di antaranya meninggal dunia)
- 27 orang dirawat di puskesmas Turi
- Sebanyak 210 orang sudah absen atau kembali ke sekolah
- Sebanyak 1 orang dirawat di Puri Husada
- Enam orang hilang

Untuk korban hilang kata dia, masih dilakukan sinkronisasi data dan informasi. Apakah sudah pulang ke rumah masing-masing atau menjadi korban hanyut.

Petugas SAR kata dia melakukan berbagai upaya untuk mencari korban hilang. "Penyisiran mengikuti arus sungai, kedua melalui darat. Pencarian masih dilanjutkan sampai malam ini," kata Lalu Wahyu Effendi.