8 Dari 10 Siswa Yang Hanyut di Sungai Sempor Teridentifikasi

Ambulans berdatangan ke kawasan Sungai Sempor, Turi, Sleman, yang menjadi lokasi tewasnya sejumlah siswa SMPN 1 Turi, Jumat (21/2/2020)-Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
22 Februari 2020 15:42 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Tim SAR terus melakukan penyirisan sungai untuk menemukan korban hanyut Sungai Sempor yang belum ditemukan. Hingga pukul 14.30 WIB ini, dari 10 siswa yang dilaporkan terhanyut tim SAR sudah menemukan delapan siswa.

"Kedelapan siswa yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, seluruhnya sudah teridentifikasi. Siswa yang terakhir diidentifikasi atas nama Nadien Fadillah. Kami masih mencari dua siswa lagi, semoga segera cepat bertemu," kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Sleman Makwan, Jumat (22/2/2020).

Dijelaskan Makwan, pada penyisiran sungai hari ini setidaknya melibatkan 500 personel baik dari Tim SAR, TRC BPBD Sleman, dan relawan dari berbagai instansi lainnya. Pagi tadi, katanya, tercatat delapan siswa yang ditemukan dan teridentifikasi. Jenazah seluruh siswa yang sudah teridentifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Menjelang siang kami menerima satu siswa lagi yang ditemukan dan teridentifikasi, dan satu orang lainnya masih dalam proses pencairan. Total ada 10 orang yang dicari dan delapan orang sudah ditemukan dan teridentifikasi," katanya.

Selain korban jiwa, peristiwa susur sungai tersebut menyebabkan 23 siswa mengalami luka-luka dan dua siswa harus dirawat inap di Puskemas Turi. "Korban yang meninggal dunia sudah dimakamkan," katanya.

Hal senada disampaikan Kabid Dokkes Polda DIY Kombes Pol. dr. Is Sarifin. Dia mengatakan jenazah terakhir yang berhasil diidentifikasi sekitar Pukul 10.30 WIB atas nama Nadine Fadilah. "Jadi dari semua korban meninggal cocok dengan data kami. Sedangkan dua orang yang belum ditemukan adalah Yasinta Bunga dan Zahra Imelda," katanya. 

Sebelumnya diberitakan bahwa sebanyak 249 siswa SMPN 1 Turi Sleman mengikuti kegiatan Pramuka berupa susur sungai di Sungai Sempor pada Jumat (21/2/2020) sore. Saat kegiatan berlangsung, tiba-tiba arus air menjadi deras karena banjir. Sebagian siswa hanyut terbawa arus sungai tersebut.

Hingga berita ini ditulis, delapan siswa yang semuanya perempuan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dua siswa lainnya masih dalam pencarian, sementara sisanya dinyatakan selamat. Para siswa adalah kelas 7 dan 8.