Platform 1Lisensi Buka Akses Legal Master Rekaman untuk Pelaku Usaha
Satu Lisensi hadir sebagai platform B2B yang menyediakan akses legal master rekaman untuk kebutuhan komersial dengan lebih dari 7,7 juta metadata lagu.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X, saat memasuki lapangan apel besar Hari Pramuka ke-57 di Stadion Sultan Agung Bantul, Selasa (14/8/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA-- DPRD DIY menyarankan kepada Pemda DIY agar segera mengevaluasi sejumlah kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka pascakejadian meninggalnya 10 siswa SMPN 1 Turi Sleman akibat kegiatan susur sungai Sempor dalam kegiatan Pramuka.
Kegiatan pramuka sebenarnya memiliki manfaat yang besar bagi karakter kemandirian siswa, tetapi harus didukung oleh pembina yang memiliki kompetensi mumpuni.
Sekretaris Komisi A DPRD DIY Retno Sudiyanti meminta kepada Pemda DIY untuk melakukan evaluasi terkait kegiatan ekstrakurikuler pramuka di setiap sekolah. Melalui evaluasi tersebut harapannya, kegiatan pramuka bisa berjalan dengan normal tanpa menimbulkan korban.
"Kami menyarankan agar kegiatan ekstrakurikuler ini dievaluasi menyuruh agar peristiwa seperti SMPN 1 Turi Sleman ini tidak terjadi lagi," ungkapnya, Senin (24/2/2020).
Ia mengatakan peristiwa susur sungai berujung korban jiwa ini memberikan dampak psikologis yang luar biasa. Tak terkecualia pada para siswa yang menjadi korban selamat.
Melalui evaluasi tersebut, diharapkan ke depan pembina pramuka benar-benar memiliki kompetensi yang mumpuni tidak hanya bidang kepramukaan tetapi juga berbagai persoalan lingkungan termasuk mengantisipasi terjadinya bencana. Karena faktanya pembina pramuka tetap mengajak siswa menyusuri sungai meski pun sebenarnya hanya boleh dilakukan kalangan profesional seperti TNI dan anggota pecinta alam.
"Saya kira kompetensi soal kegiatan lapangan ini harus dimiliki pembina, dia harus memiliki bekal dan pengetahuan yang cukup soal respons terhadap lingkungan, harus bisa mengantisipasi hal-hal tertentu [penguasaan medan lokasi]," katanya.
Politikus Partai Gerindra ini menyatakan kegiatan pramuka memiliki manfaat yang besar dalam membentuk karakter siswa. Mulai dari mendidik bertanggungjawab, peduli lingkungan hingga kemandirian. Banyak materi yang tidak didapatkan di bangku kelas tetapi bisa diperoleh siswa di kegiatan pramuka. Tetapi materi yang dipilih untuk mencapai tujuan pembelajaran itu harus mempertimbangkan faktor keselamatan. "Jangan sampai materi yang diberikan ini justru mengancam keselamatan siswa," ucapnya.
Retno menyarankan adanya koordinasi sejumlah instansi terkait seperti BPBD DIY dan berbagai stakeholder untuk merespons peristiwa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satu Lisensi hadir sebagai platform B2B yang menyediakan akses legal master rekaman untuk kebutuhan komersial dengan lebih dari 7,7 juta metadata lagu.
KPK menemukan petunjuk dugaan aliran uang saat menggeledah rumah Dirjen PPTR Lampri dalam perkara dugaan suap pengurusan SHGB.
Ekspansi ekonomi digital menuntut kepastian identitas, kepatuhan PSE, dan keamanan transaksi untuk menjaga kepercayaan konsumen.
Sebanyak 1.100 pelari meramaikan Bank Jateng Friendship Run di Kota Semarang, Minggu (20/9/2026)
Petani Temanggung diminta waspadai serangan hama saat kemarau karena cuaca panas dan kering dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
Pajak marketplace atau PPh 22 berlaku 1 November 2026. Ekonom mendorong pemungutan otomatis dan terintegrasi agar ramah UMKM.