Kulonprogo Harus Ramah Investor

Ilustrasi Perizinan./IST - Bisnis.com
04 Maret 2020 02:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Anggota Pansus DPRD DIY tentang Rancangan Perda tentang Perubahan Atas Perda DIY No.4/2013 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal, Novidha Kartika Hadhi meminta agar prioritas pembangunan pariwisata, kawasan industri dan aerotropolis di Kulonprogo harus mendapat dukungan pemerintah daerah. Hal itu untuk mendorong peningkatan penanaman modal di daerah.

Menurut pria yang biasa disapa NKH itu, kemudahan di sini adalah penyediaan fasilitas dari pemerintah daerah kepada penanam modal untuk mempermudah setiap kegiatan penanaman modal dalam rangka mendorong penungkatan penanaman modal di daerah.

"Sehingga kami harapkan ada kemudahan bagi investor untuk menanamkan modalnya di Kulonprogo," ujar NKH dalam kunjungan pansus DPRD DIY ke Mal Pelayanan Publik Kulonprogo, Senin (2/3/2020).

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo, Agung Kurniawan, menerangkan pada 2019 terdapat 30 investor yamg berminat berinvestasi di Kulonprogo. Namun dari jumlah itu, hanya 18 yang sampai ke tahap perizinan.

Dikatakan Agung, kemudahan penanaman modal, sudah diberikan pihaknya, antara lain pengurangan, keringanan atau pembebasan pajak dan retribusi daerah, pemberian data stimulan, serta pemberian bantuan modal.

"Kami sudah berusaha memberikan kemudahan penanaman modal, seperti penyediaan data dan informasi peluang penanaman modal, penyediaan sarana dan prasarana, percepatan perijinan dan sebagainya," ucapnya.