Layanan Adminduk Makin Mudah, Gunungkidul Genjot Tertib Administrasi
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Kondisi kambing yang selamat dari serangan hewan liar di Dusun Cak Bohol, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Senin (17/9/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul Supriyadi meminta kepada pemkab untuk mewaspadai potensi penyeberan penyakit Corona. Kewaspadaan ini dibutuhkan agar ada antisipasi sejak dini sehingga tidak kecolonga seperti kasus antraks yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Ini harus diwaspadai dan harus ada kesiapan untuk penanganan,” kata Supriyadi kepada wartawan, Rabu (4/3/2020).
Menurut dia, untuk pencegahan, pemkab harus terus melakukan sosialisasi. Salah satunya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjadi isu liar yang cenderung menyesatkan dan membuat panik. “Jangan sampai ada informasi liar atau berita bohong beredar di masyarakat karena dampaknya akan sangat meresahkan,” katanya.
Adapun antisipasi harus ada kerja sama lintas sektoral sehingga pencegahan bisa berjalan secara makasimal. “Fasilitas kesehatan juga harus dipersiapkan untuk antisipasi adanya kemungkinan temuan kasus. Untuk masyarakat sendiri juga tidak perlu panic, sebagai contoh kalau tubuh kondisi sehat tidak perlu menggunakan maske yang berlebihan,” tuturnya.
Supriyadi pun berharap kejadian penyebaran antraks bisa menjadi pelajaran sehingga pemkab bisa lebih sigab dalam melakukan pencegahan terhadap potensi penyakit di masyarakat. “Upaya-upaya deteksi dini harus dimaksimalkan sehingga penyebaran bisa dicegah,” imbuhnya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, masyarakat tidak perlu panik dengan adanya isu penyebaran virus Corona di Indonesia. Menurut dia, penyebaran bisa dicegah dengan terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Gerakan cuci tangan dengan sabun juga butuh ditingkatkan karena juga sebagai upaya mewudujkan pola hidup bersih dan sehat,” katanya.
Menurut dia, potensi penyebaran penyakit ini butuh diwaspadai agar bisa dilakukan antisipasi sejak awal. Sebagai contoh pada saat kondisi tubuh mengalami gejala flu atau tidak fit bisa segera memeriksakan diri ke puskesmas atau layanan kesehatan yang terdekat. Hal ini diperlukan untuk deteksi dini terhadap suatu penyakit sehingga bisa disembuhkan lebih awal. “Harus responsive kalau ada gejala tubuh yang kurang enak bisa segera diperiksakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Harga mobil LCGC bekas September 2026 mulai Rp65 jutaan. Cek kisaran Agya, Ayla, Brio Satya, Calya, Sigra, GO+, dan Karimun Wagon R.
Jennifer Lopez merilis The JLO Show: Live in Las Vegas pada 26 November 2026 di CBS dan Paramount+. Film merekam pertunjukan terakhir residensinya.
WhatsApp sedang menguji dukungan tiga akun di iPhone. Simak cara kerja fitur baru dan daftar HP lama yang tidak lagi memenuhi syarat WhatsApp.
Jay Idzes memastikan absen membela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera paha yang dialami saat memperkuat Sassuolo.
Upah minimum 2027 belum ditetapkan. Menaker Yassierli mengatakan formulanya menunggu hasil RUU Pelindungan Ketenagakerjaan.