WNA Jepang Terduga Corona di RSUP Sardjito Berkomunikasi Pakai Google Translate

Sejumlah awak media mengabadikan ruang isolasi satu pasien rujukan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, Rabu (29/01/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
06 Maret 2020 21:57 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Salah satu WNA diduga terjangkit virus corona kini masih diisolasi di RSUP Dr Sardjito Jogja.

Satu Warga Negara Asing (WNA) (mahasiswa) Jepang yang dirujuk ke RSUP Dr Sardjito dan dirawat di ruang isolasi, kondisinya sudah stabil.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Paru RSUP Dr Sardjito, Ika Trisnawati menjelaskan, sampel pasien sudah dikirim ke Balitbangkes Kemenkes dan ia berharap hasil laboratorium bisa turun dalam satu atau dua hari ke depan.

Kondisi pasien saat ini semakin membaik, sudah tidak demam dan sudah tenang.

"Hanya saja, karena ia tidak bisa menggunakan bahasa Inggris dengan baik, maka kami menggunakan Google Translate. Berkat itu, komunikasi cukup baik dalam dua arah, tidak ada kendala bahasa," kata dia, kepada wartawan, Jumat (6/3/2020).

Mahasiswa asal Jepang tersebut diketahui berlibur ke Indonesia dan dirujuk ke RSUP Dr.Sardjito pada 2 Maret 2020 pada pukul 15.30 WIB.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan menambahkan, tim medis telah melakukan pemeriksaan laboratorium untuk COVID-19 baik dari swab dan serum, rontgen dan pemeriksaan laboratorium rutin. Adapun hasil pemeriksaan swab CoVID belum keluar dari Litbangkes," kata dia.

RSUP Dr.Sardjito mengimbau seluruh masyarakat untuk tenang dan tidak panik dalam menyikapi COVID-19.

Koordinasi lintas fungsi telah dilakukan baik Kemenkes, dinas terkait, maupun rumah sakit jejaring yang ada.

"Cuci tangan dengan baik dan benar akan memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ucapnya.

Sumber : Suara.com