Advertisement

Tiba di Kraton Jogja, Raja dan Ratu Belanda Disambut Beksan Lawung Ageng

Sunartono
Rabu, 11 Maret 2020 - 11:57 WIB
Nina Atmasari
Tiba di Kraton Jogja, Raja dan Ratu Belanda Disambut Beksan Lawung Ageng Raja Belanda Willem Alexander (kiri) disambut GKR Mangkubumi saat tiba di Regol Keben Kompleks Kraton Yogyakarta, Rabu (11/3/2020). - Harian Jogja/Sunartono.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-- Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorregueta Cerruti mengunjungi Kraton Yogyakarta, Rabu (11/3/2020). Di Kraton Jogja, Raja dan Ratu Belanda disuguhi tarian khas Kraton berupa Beksan Lawung Ageng yang merupakan tarian pusaka ciptaan Sri Sultan Hamengkubuwono I.

Pantauan Harianjogja.com, Raja dan Ratu Belanda tiba di lingkungan Kraton sekitar pukul 10.50 WIB. Setihanya di regol Srimanganti sambut oleh sejumlah putri kraton, antara lain GKR Mangkubumi, GKR Condro Kirono dan GKR Maduretno serta sejumlah menantu Sultan, seperti KPH Wironegoro, KPH Purbodiningrat dan KPH Yudonegoro.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Rombongan kemudian masuk menuju komplek inti kraton dan disambut oleh Raja Kraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X dan permaisuri GKR Hemas di depan Regol Donopratopo. Sultan mengenakan pakaian lengkap kebesaran sebagai Raja Kraton Yogyakarta dengan bawahan kain motif parang serta atasan motif bunga warna merah muda dan topi berupa Kuluk Kanigiro. Selanjutnya Sultan mengajak raja dan ratu Belanda menuju ke Gedhong Jene.

Di dalam Gedhong Jene, Sultan bersama raja dan ratu Belanda menggelar pertemuan tertutup sekitar 15 menit. Selanjutnya keluar menuju teras Gedhong Jene, saat itu tampak komunikasi antara keduanya, di mana ada dua orang abdi dalem yang membawa cindermata di dalam kotak kaca berisi miniatur blangkon warna perak.

Rombongan kemudian berjalan ke arah sisi selatan Gedhong Jene untuk melihat sejumlah manuskrip kraton yang dipamerkan. Sekitar 10 menit kemudian rombongan bergerak menuju Bangsal Kencana dengan disambut iringan suara Gamelan. Di bangsal ini raja dan ratu Belanda serta Sultan berkut keluarga kraton duduk menghadap ke timur untuk menyaksikan Beksan Lawung Ageng yang dimainkan oleh KHP Kridhomardowo.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Survei Indikator: Polri Masih Terpuruk

News
| Senin, 28 November 2022, 06:47 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement