Ada 2 Pasien Positif Covid-19, Pemda DIY Pastikan Tidak Ada Zona Merah

Sejumlah awak media mendengarkan penjelasan mengenai satu pasien rujukan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, Rabu (29/01/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
18 Maret 2020 15:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY memastikan tidak ada zona merah Covid-19 di wilayah DIY seperti yang sempat viral di medsos adanya salah satu wilayah di Kota Jogja. Alasannya karena kasus yang ditemukan di DIY merupakan impor dari daerah lain.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setyaningastuti memastikan tidak ada zina merah di wilayah DIY terkait dengan Covid-19. Alasannya karena dua pasien yang dinyatakan positif tidak berasal dari lokal, melainkan imporan dari daerah lain. Ia berharap kasus tidak bertambah lagi.

"Kami tidak ada maksud menahan informasi tetapi kami berhati-hati untuk memberikan informasi. Setahu saya tidak ada zona merah di DIY, kenapa? karena dua pasien yang kami dapatkan ini bukan dari lokal, sekali lagi bukan dari lokal, tetapi dia dari impor. Tidak ada zona merah, belum ada di DIY dan mudah-mudahan tidak ada," kata Pembayun di BBTKLPP Yogyakarta, Rabu (18/3/2020).

Sebelumnya sempat beredar informasi melalui selebaran di pesan berantai yang menyebutkan salah satu wilayah di Kota Jogja dinyatakan zona merah. Ketidaan zona merah di DIY itu juga disampaikan Kepala BBTKLPP Yogyakarta Irene.

Ia menegaskan secara nasional seperti yang dirilis Kementerian Kesehatan, DIY tidak termasuk dalam zona merah. Beberapa daerah yang dinyatakan zona merah antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

"Daerah yang zona merah itu daerah yang memiliki lokal transmision seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten di beberapa kabupaten dan kotanya. Tidak ada di DIY, tidak ada zona merah, karena transmisinya bukan transmisi lokal. Kasusnya impor, mudah-mudahn tetap terjaga seperti itu. Karena susah kalau seandainya terjadi transmisi lokal," ujarnya.