2 Kasus Positif Corona di Jogja Ada di Umbulharjo dan Ngaglik

Ilustrasi virus Corona. - REUTERS/Dado Ruvic
18 Maret 2020 16:37 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Data sebaran pasien yang diduga terkait Covid-19 di DIY kini sudah bisa diakses publik.

Pemda DIY akhirnya membuka ke publik data persebaran warga terkait dengan Covid-19.

Baik warga yang merupakan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun pasien positif Covid-19.

Melalui situs resmi Pemprov DIY http://corona.jogjaprov.go.id/, publik kini bisa mengakses sebaran kasus Covid-19 secara realtime.

Merujuk situs tersebut, hingga Rabu (18/3/2020) sore, tercatat 29 warga berstatus ODP, sebanyak 9 PDP serta dua warga dinyatakan posotof Covid-19.

Merujuk peta yang tersedia, kasus covid-19 menyebar ke berbagai kecamatan di DIY. Tak ada satu pun daerah luput dari dugaan paparan Covid-19.

Berdasarkan peta tersebut, dua kasus positif corona diketahui ditemukan di Kecamatan Umbulharjo, Kota Jogja dan Ngaglik, Sleman.

Sebelumnya, Rabu (18/3/2020) siang pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di wilayah DIY bertambah satu orang. Dengan demikian hingga Rabu (18/3/2020) jumlah pasien positif di DIY menjadi dua orang.

Bertambahnya jumlah pasien positif itu disampaikan langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X di sela-sela kunjungannya ke Kantor BBTKLPP Yogyakarta, Rabu (18/3/2020).

Sultan berharap jumlah pasien yang positif tidak bertambah seiring dengan adanya kemudahan layanan dari BBTKLPP Yogyakarta yang bisa memeriksa secara mandiri sampel pasien Covid-19.

"Harapan saya hasil lebih cepat bisa diumumkan. Prinsipnya itu bagi kami fasilitas memberikan kemudahan akses bagi warga Jogja yang memang perlu secara tepat juga kita perlu tahu pada posisi dia negatif atau positif. Penanganan tracing bisa cepat dilakukan. Harapan saya dengan kemudahan akses ini semoga harapan kami, tidak usah tambah dari dua orang [yang dinyatakan] positif. Yang lain masih dalam pengawasan," kata Sultan.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setyaningastuti menambahkan pasien yang positif tersebut baru saja diterima informasinya dari Kementerian Kesehatan. Tambahan yang positif tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan usia 58 tahun.