Tabrakan Beruntun Depan Terminal Dhaksinarga, Satu Tewas
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga sepeda motor dan satu mobil di depan Terminal Dhaksinarga Wonosari menewaskan seorang pemotor berusia 18 tahun.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Surat rekomendasi dari PDI Perjuangan untuk calon kepala daerah yang diusung di Pilkada 2020 hingga saat ini belum turun. Meski demikian, diprediksi sosok Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan (DPPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo, atau akrab disapa BWH menjadi kandidat terkuat calon yang diusung partai berlambang banteng moncong putih ini.
Prediksi ini menguat karena di beberapa kesempatan BWH terlihat bersama dengan Ketua DPC PDIP Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih berkeliling ke beberapa wilayah di Bumi Handayani. Salah satunya menggelar pertemuan dengan kepala desa se-Gunungkidul untuk menyosialisasikan akses dana keistimewaan.
Meski menjalankan program pemerintahan, kegiatan ini sangat kental dengan nuansa politik. Hal ini dikarenakan BWH menjadi salah satu bakal calon yang ikut dalam proses penjaringan kepala daerah di PDIP.
Meski BWH juga mengikuti penjaringan di DPC PDIP Bantul, peluangnya sudah tertutup karena partai sudah memutuskan untuk mengusung pasangan Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo.
Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih saat dikonfirmasi membenarkan BWH menjadi salah satu kandidat yang bakal diusung. Meski demikian, ia menegaskan keputusan berada di tangan DPP. “Kalau tidak ada perubahan, Senin [23/3] kami diundang ke Jakarta. Kemungkinan pertemuan itu untuk mengumumkan siapa bakal calon yang diusung,” kata Endah, Rabu (18/3/2020).
Terkait dengan kebersamaannya dengan BWH di sejumlah kegiatan di Gunungkidul, Endah tidak memungkirinya dan kegiatan itu untuk sosialisasi program dana keistimewaan di desa-desa. Hanya, dari sisi personal, Endah mengakui bahwa BWH masuk dalam kriteria karena yang bersangkutan merupakan seorang marhaneis sejati. “Ditunggu saja. Selain Pak BWH, ada bakal calon lain seperti Mayor Sunaryanto dan lainnya. Yang jelas kami taat dan patuh dengan aturan partai, siapa yang ditunjuk, maka itulah yang kami usung,” katanya.
Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengakui hingga saat ini partainya masih menunggu rekomendasi dari DPP terkait dengan calon yang diusung dalam Pilkada 2020. Menurut dia, dalam penunjukan partainya menggunakan kajian ilmiah sehingga calon yang diusung merupakan kandidat yang benar-benar diinginkan oleh masyarakat. “Hingga kini rekomendasi belum turun,” kata Suparjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga sepeda motor dan satu mobil di depan Terminal Dhaksinarga Wonosari menewaskan seorang pemotor berusia 18 tahun.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.