Mau Tahu Update Corona di DIY? Kunjungi corona.jogjaprov.go.ig

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X (kanan) saat meninjau laboratorium virologi, BBTKLPP Yogyakarta di Jalan Imogiri Timur Km. 8 Baturetno, Banguntapan, Bantul, Rabu (18/3/2020). - Harian Jogja/Sunartono.
19 Maret 2020 06:07 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Merespon tuntutan masyarakat terkait penyediaan informasi yang akurat, Pemda DIY meluncurkan website yang memberi informasi seputar Corona di DIY. Informasi bisa diakses di corona.jogjaprov.go.id.

Beberapa informasi dalam website tersebut di antaranya tentang perkembangan terbaru data pasien positif, sudah diperiksa, negatif dan dalam proses uji lab. Info lain ada hotline layanan Corona, infografis, kebijakan pemerintah, berita terkini, dan peta persebaran Corona di DIY.

Dalam peta ini terdapat tiga unsur yang menjadi poin, yakni pasien positif dengan marker warna merah, pasien dalam pengawasan dengan marker warna orange dan orang dalam pengawasan dengan warna marker biru. Marker tidak menunjukkan posisi persis kasus, melainkan wilayah kecamatan yang tertera pada identitas.

Terkait peta persebaran ini beberapa pihak menilai kurang efektif. Pakar website Builder, Sujoko Sumaryono, mengatakan peta persebaran sebaiknya satu pintu saja, yakni melalui Pemerintah Pusat. "Sebaiknya satu pintu agar datanya sama," ujarnya, Rabu (18/3/2020). 

Menurutnya, jika setiap daerah juga memiliki peta sebaran sendiri, akan berpotensi menimbulkan double counting dan bisa jadi suatu kasus justru tidak tercatat sama sekali baik di data daerah maupun pusat.

"Maka pusat pun semestinya menyediakan portal untuk entri data dari daerah. Penting juga bagi pasien disediakan nomor telepon hotline yang bisa dihubungi setiap saat untuk daerah, seperti 911," ungkapnya.