Ikut Semprot Disinfektan, Bupati ke Masjid, Wabup ke Candi Ijo

Bupati Sleman Sri Purnomo (kiri) menyemprotkan cairan disinfektan di salah satu sudut Masjid Agung Sudirohusodo, Sleman, Jumat (20/3/2020). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
20 Maret 2020 14:27 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), sejumlah ruang publik dibersihkan dan disemprot dengan cairan disinfektan, Jumat (20/3/2020). Tak tanggung-tanggung, Bupati Sleman Sri Purnomo dan wakilnya, Sri Muslimatun terjun langsung memantau proses penyemprotan disinfektan.

Salah satu lokasi yang dilakukan pembersihan yaitu Masjid Agung Sudirohusodo Sleman. Seluruh sudut masjid tersebut dibersihkan dan disemprot cairan disinfektan. Bahkan Bupati juga ikut menyemprot cairan disinfektan di masjid yang jadi ikon Kabupaten Sleman.

"Ini aksi nyata yang kami lakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat agar turut andil membersihkan lingkungannya masing-masing," kata Sri di sela-sela kegiatan.

Dijelaskan Sri, selain di masjid, kegiatan serupa juga dilakukan di sejumlah lokasi publik secara bersama-sama, seperti di kompleks Pemkab Sleman, Mal Pelayanan Publik, pasar-pasar di Sleman dan lokasi kunjungan wisata. Hal itu dilakukan agar di lingkungan mereka steril sehingga terhindar dari virus Corona.

Pemkab juga bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY melakukan penyemprotan di sejumlah objek wisata candi. Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun berkesempatan memimpin langsung pembersihan dan penyemprotan cairan disinfektan di obyek wisata Candi Ijo, Kecamatan Prambanan.

Semprot Candi

Menurut Muslimatun, penyemprotan disinfektan ini juga dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di sejumlah obyek wisata candi di Sleman. Sejumlah obyek wisata candi saat ini ditutup untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 agar tidak meluas. "Langkah ini kami lakukan agar semaksimal mungkin keamanan dan kenyamanan wisatawan bisa tetap terjaga," jelas Muslimatun.

Dia mengimbau masyarakat menjaga kondisi kesehatan dengan melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di antaranya dengan cuci tangan menggunakan air dan sabun serta mengkonsumsi makanan bergizi. Dia juga berharap agar masyarakat ikut mendukung langkah pemerintah dalam hal penanganan virus yang sedang mewabah.

"Perlu kerja sama dan pengertian dari masyarakat dalam mengantisipasi Covid 19 ini agar tidak takut namun tetap perlu kewaspadaan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPCB DIY, Zaimul Azzah menjelaskan penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan secara berkala. "Kami tidak hanya melakukan penyemprotan namun juga bersih-bersih lingkungan candi," ujarnya.

Menurutnya bahan disinfektan yang disemprotkan pada bangunan candi sudah melalui uji laboratorium BPCB DIY. “Bahan ini aman untuk batuan candi karena sudah melalui uji laboratorium," tambah Azzah.