Wapres Gibran Tegur Karyawan SPPG di Bantul, Singgung Perundungan Korban MBG
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.
Foto ilustrasi: Sampel darah untuk pengujian virus corona./ REUTERS
Harianjogja.com, JOGJA - Seorang pasien anak yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19, pada Jumat (20/3/2020) dinyatakan sembuh setelah melalui tes sampel darah dan hasilnya negatif sebanyak tiga kali. Keluarga pasien bersedia membagikan kisahnya melalui wawancara resmi dengan Tim Bidang Komunikasi dan Informasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di DIY.
Dalam video yang dirilis, ibu dari anak yang sebelumnya divonis positif Covid-19 berbagi cerita dari awal ketika melakukan perjalanan ke Depok, Jawa Barat pada 27 Februari 2020 naik Kereta Api dan turun di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur. Setibanya di Jakarta, pagi itu kondisi penumpang sangat banyak saat ia naik KRL menuju ke Depok dan sempat berputar di kawasan Jakarta selama dua jam.
"Naik kereta [dari Jogja] sampai sana [Jakarta] pagi jam tujuh di Jatinegara setelah itu dijemput keluarga ke Depok naik KRL. Karena waktu itu padat, kami membawa barang banyak muter-muter jadi sampai dua jam. Kemudian sampai Depok jam 10.00 WIB," katanya melalui video yang dirilis, Sabtu (21/3/2020).
Ibu ini menambahkan setibanya di Depok, ia bersama anaknya melakukan perjalanan biasa dengan mengunjungi beberapa tempat seperti Masjid Kubah Emas dan Alun-Alun Depok. Ia berada di kota itu selama lima hari dan kemudian kembali sampai di Jogja. "Waktu itu saya berangkat pagi dan sampai di Jogja sore hari," ujarnya.
Setibanya di Jogja, lanjutnya, tidak langsung berkegiatan di hari berikutnya. Bahkan anaknya tersebut tidak bersekolah selama tiga hari berikutnya karena masih lelah. Saat ini anaknya dalam keadaan sehat dan tidak ada gejala demam dan sejenisnya.
"Sampai Jogja Senin, lalu Selasa, Rabu dan Kamis off di rumah saja, tidak sekolah karena memang masih capek hari Jumat baru sekolah. Tetapi hari Sabtu tidak tidur siang dan malamnya baru bisa tidur tengah malam. Saat pulang enggak papa saya jemput sehat tidak ada gejala demam atau sehat saja," katanya.
Ia menambahkan baru pada Minggu (7/3/2020) anaknya merasakan demam tinggi yang nyaris 40 derajat. Menurutnya, selama ini saat sakit demam anaknya tidak sampai mencapai angka tersebut. Saat itu sempat diberi paracetamol tetapi turunnya panas hanya sedikit dan berkisar di angka 38 hingga 39 derajat. Baru kemudian saat dini hari dibawah ke IGD salah satu rumah sakit di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Selasa 22 September. Indonesia tampil di 17 cabor, termasuk bulu tangkis beregu putra dan putri.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi.
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.