Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Seorang pedagang jamu, Saini sedang meracik jamu yang ia jajakan di Pasar Wates, Jumat (20/3) di Pasar Wates. /Harian jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO - Jamu masih menjadi barang yang diminati semenjak mewabahnya Covid - 19 di Indonesia, tak terkecuali di Kapanewon Wates. Salah satu pedagang jamu di Pasar Wates, Wiwit mengatakan hingga kini jamunya masih diminati banyak konsumen.
Sudah sekitar sepekan ini, Wiwit mengatakan penjualan jamunya meningkat drastis. Wiwit yang ditemui pada Jumat (20/3/2020) menyebutkan jamu dengan jenis kencur, kunir, jahe, dan temulawak menjadi barang yang paling banyak diburu. Peningkatan penjualan jamu Wiwit meningkat sekitar 25%. "Biasanya saya hanya dapat menjual 15 botol jamu, tapi kini 20 botol habis," ujar Wiwit.
Ramainya penjualan jamu juga dirasakan pedagang jamu lainnya, Saini. Tidak tanggung-tanggung, Saini mengaku penghasilannya bisa naik dua kali lipat dibanding hari biasanya. Sama seperti Wiwit, jenis jamu yang laku di tenggoknya meliputi kunir, kencur, jahe, temulawak, ditambah dengan serai
Saini yang sehari-hari berjualan jamu di Pasar Wates mengaku harga bahan-bahan untuk pembuatan jamu meningkat. Meski demikian dia memilih tidak menaikkan harga jual jamu ke konsumen. Bisa mendapatkan dua kali lipat sudah membuatnya cukup senang. Saya bisa pulang satu jam lebih cepet, karena barangnya cepat laku," ujar Saini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Seniman Susilo Nugroho atau Den Baguse Ngarsa meninggal dunia pada Senin (21/9/2026). Ia dikenal lewat Teater Gandrik dan Mbangun Desa.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menindaklanjuti aspirasi warga Jurangjero soal irigasi, PJU, dan penanganan stunting.
Pajak daerah Sleman mencapai Rp930 miliar hingga September 2026. PBB-P2 hampir 100%, sementara BPHTB masih perlu digenjot.
Dispar Sleman menyimulasikan dampak pembukaan Kelok 23 terhadap kunjungan wisatawan, okupansi hotel, dan PAD hingga 2030.
Nusron Wahid mengaku pengunduran diri dari kepengurusan Golkar sudah dibahas dengan Bahlil sejak tahun lalu.