Jamu Laku Keras di Wates, Penjual Pun Untung Besar

Seorang pedagang jamu, Saini sedang meracik jamu yang ia jajakan di Pasar Wates, Jumat (20/3) di Pasar Wates. - Harian jogja/Catur Dwi Janati
21 Maret 2020 04:17 WIB Catur Dwi Janati Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Jamu masih menjadi barang yang diminati semenjak mewabahnya Covid - 19 di Indonesia, tak terkecuali di Kapanewon Wates. Salah satu pedagang jamu di Pasar Wates, Wiwit mengatakan hingga kini jamunya masih diminati banyak konsumen.

Sudah sekitar sepekan ini, Wiwit mengatakan penjualan jamunya meningkat drastis. Wiwit yang ditemui pada Jumat (20/3/2020) menyebutkan jamu dengan jenis kencur, kunir, jahe, dan temulawak menjadi barang yang paling banyak diburu. Peningkatan penjualan jamu Wiwit meningkat sekitar 25%. "Biasanya saya hanya dapat menjual 15 botol jamu, tapi kini 20 botol habis," ujar Wiwit.

Ramainya penjualan jamu juga dirasakan pedagang jamu lainnya, Saini. Tidak tanggung-tanggung, Saini mengaku penghasilannya bisa naik dua kali lipat dibanding hari biasanya. Sama seperti Wiwit, jenis jamu yang laku di tenggoknya meliputi kunir, kencur, jahe, temulawak, ditambah dengan serai

Saini yang sehari-hari berjualan jamu di Pasar Wates mengaku harga bahan-bahan untuk pembuatan jamu meningkat. Meski demikian dia memilih tidak menaikkan harga jual jamu ke konsumen. Bisa mendapatkan dua kali lipat sudah membuatnya cukup senang. Saya bisa pulang satu jam lebih cepet, karena barangnya cepat laku," ujar Saini.