Prabowo Sebut Banyak Menteri Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
Seorang pengendara sepeda motor melintas di depan gerbang masuk Rutan Pajangan, Bantul, Jumat (31/1/2020)./Harian Jogja-Hery Setiawan
Harianjogja.com, BANTUL--Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Bantul untuk sementara menunda penerimaan tahanan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Untuk sementara tahanan pun akan menempati tempat asalnya, yakni di polsek atau polres hingga menunggu situasi terbilang aman.
Kepala Rutan Kelas II B Bantul, Doni Handriansyah mengatakan hingga Jumat (27/3/2020), jumlah tahanan di rutan yang biasa dikenal dengan nama Rutan Pajangan itu mencapai 160 orang. Selama pandemi belum berakhir, kata dia, Rutan Pajangan tidak menrima tahanan. “Untuk sementara [tahanan] ditempatkan di polsek atau polres penahan. Surat peperpanjangan penahanan pun juga diterbitkan oleh kejaksaan,” ucap dia, Jumat.
Sementara untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Rutan Bantul juga menerapkan standar keamanan dan kebersihan yang ketat. Alat penyemprot disinfektan otomatis ditempatkan di dua titik, yakni di luar dan di dalam rutan.
Doni menambahkan frekuensi kunjungan dan interaksi tatap muka juga dikurangi guna meminimalkan kontak fisik, termasuk pihak keluarga yang ingin menengok warga binaan.
Sebagai gantinya, pihak Rutan Bantul menyediakan fasilitas video call yang bisa dipakai mengikuti jadwal kunjungan. Proses persidangan juga diganti dengan menggunakan aplikasi telekonferensi. “Kunjungan keluarga kami tiadakan sementara. Kami sudah menyediakan alat untuk video call,” katanya.
Tak hanya itu, petugas rutan dan warga binaan wajib melaksanakan pemeriksaan suhu setiap hari. Vitamin juga diberikan agar mereka tetap sehat selama berada di dalam rutan. “Seluruh sudut rutan disemprot disinfektan setiap hari. Ditambah lagi, ada tujuh titik hand sanitizer yang bisa dipakai oleh petugas dan warga binaan,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
Kebakaran lahan di Kulonprogo melonjak menjadi 17 kejadian sepanjang 2026 akibat musim kemarau kering dan meningkatnya risiko kebakaran.
Korban Daycare Little Aresha mengadukan penanganan kasus ke Ombudsman DIY, menyoroti VeR, penyidikan, dan penelusuran aset yayasan.
KAI memberikan diskon tiket kereta api 20 persen di Railway Technology Indonesia 2026 untuk sejumlah perjalanan di Jawa dan Sumatera.
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Tiga atlet voli pantai DIY mengikuti pelatnas di Sentul untuk persiapan Asian Games 2026 dan ditargetkan meraih medali.