Gunung Merapi Erupsi 3 Kali, Warga Tetap Cari rumput

Warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan tetap mencari rumput di area Objek Wisata Bukit Klangon pasca erupsi Gunung Merapi yang ketiga kali, Sabtu (28/3/2020) pagi. - Ist
28 Maret 2020 08:37 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Gunung Merapi mengalami erupsi pada Sabtu (28/3/2020) pagi. Erupsi ketiga sejak Jumat (27/3/2020) ini tak membuat warga di sekitaran Merapi panik. 

Salah satu pengelola Objek Wisata Bukit Klangon di Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, Sumarno menyampaikan kendati Gunung Merapi mengalami erupsi sebanyak tiga kali hanya dalam waktu 24 jam, warga tidak panik dan tetap beraktivitas seperti biasa. 

"Sampai saat ini warga di rumah masing-masing. Tidak ada yang mengungsi. Kondisinya seperti biasa," katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu. 

Pria yang biasa disapa Sum ini mengatakan, pasca erupsi ketiga pada Sabtu pagi, warga langsung beraktivitas seperti biasa. "Ada yang langsung ngarit [mencari rumput] di daerah Klangon," tuturnya. 

Objek Wisata Bukit Klangon sendiri saat ini sedang ditutup. Bukan karena erupsi, tetapi karena pandemi virus Corona penyebab Covid-19.

"Saat ini Wisata Bukit Klangon ditutup untuk sementara, berkaitan dengan penyebaran covid 19. Penutupan ini imbauan dari Dinpar Sleman dan Pemerintah Desa Glagaharjo," katanya.

Sebelumnya, Gunung Erupsi mengalami erupsi selama tiga kali sejak Jumat (27/3/2020) pagi. Pertama pada pukul 10:56 WIB dengan tinggi kolom asap 5.000 meter (m), kedua pada pukul 21:46 WIB tinggi kolom asap 1.000 m, dan ketiga pada Sabtu pagi pukul 05:21 WIB tinggi kolom asap 2.000 m. 

Melalui akun Instagramnya, BPPTKG meminta masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Kendati demikian, warga juga harus meningkatkan kewaspadaan.