Banyak PO Bus Berhenti Beroperasi

Suasana Terminal Giwangan yang lengang, Rabu (1/4). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
01 April 2020 19:47 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebagian besar perusahaan otobus (PO) memilih tidak beroperasional. Hal itu lantaran sepinya mobilisasi antardaerah di Terminal Giwangan, Jogja.

Kepala Stasiun Pelayanan Terminal Giwangan, Bekti Zunanta, menuturkan dibanding dua pekan awal bulan Maret 2020, pada pekan ketiga dan keempat terjadi penurunan penumpang keberangkatan sebesar 50% dan penurunan penumpang kedatangan sebesar 51,57%. “Beberapa PO yang telah berhenti beroperasi di antaranya Citra Adi Jaya, Akas, Ramayana, Nusantara, Eka dan Sugeng. PO yang masih beroperasi jumlah unitnya sangat berkurang, seperti Efisiensi yang saat ini hanya tiga unit,” kata dia, Rabu (1/4/2020).

Karena sedikitnya penumpang, dia mengungkapkan di Terminal Giwangan banyak bus yang sekadar numpang parkir. Hal ini terjadi karena mereka tidak berani berangkat dan keluar biaya operasional sementara penumpang hanya segelintir orang. “Kalau Trans Jogja masih stabil, meskipun tidak ada penumpangnya juga,” katanya.

Kepada PO yang masih beroperasional pihaknya mewajibkan untuk mentaati protocol pencegahan covid-19, dengan menyediakan tempat cuci tangan, menggunakan masker bagi penumpang, cek suhu tubuh dan menyemprotkan disinfektan pada bus.

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan selama Maret, orang yang datang ke Kota Jogja tercatat sebanyak 550 orang. “Ada yang dari luar negeri. Sebagian besar sudah mengisolasi. Orang yang baru datang langsung menjadi ODP [Orang Dalam Pemantauan], diwajibkan periksa dan mengisolasi 14 hari,” ujarnya.