Mengarah ke Covid-19, Pasien Rujukan RS Nur Hidayah yang Meninggal Dipastikan PDP

Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
01 April 2020 18:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Pasien rujukan Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul yang meninggal dunia di RSUP Dr. Sardjito dipastikan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait Covid-19.

Kepastian itu disampaikan oleh Juru Bicara Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso.

“Satu orang [PDP meninggal dunia] tapi belum sempat diambil swab laboratorium. Pasien ini salah satu yang dirujuk dari RS Nur Hidayah ke RS Sarjito,” kata Sri Wahyu, Rabu (1/4/2020).

Sri Wahyu mengatakan pasien itu berjenis kelamin laki-laki usia 59 tahun asal dari Kecamatan Jetis, Bantul.

Sebelumnya pasien itu msuk Rumah Sakit Nur Hidayah pada Senin (30/3/2020) pagi lalu. Namun sempat telantar karena semua rumah sakit rujukan Covid-19 yang dihubungi Nur Hidayah tidak bisa menerima pasien itu dengan alasan penuh dan harus menghubungi Satgas Covid-19 wilayah.

Setelah berkoordinasi dengan Pemkab Bantul, pasien itu akhirnya mendapat rujukan ke RSUP Dr Sardjito pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB namun Senin tengah malam pasien tersebut meninggal dunia. Informasi pasein meninggal dunia tersebut sudah dikonfirmasi oleh pihak RS Nur Hidayah pada Selasa (31/3/2020) kemarin.

Sri Wahyu Joko Santoso mengaku baru mengetahui pasien tersebut masuk kategori PDP setelah mendapat kepastian dari RSUP Dr Sarjito pada Rabu (1/4/2020) pagi. Menurut dia gejala yang dialami pasien tersebut mengarah ke Covid-19. Namun pasien tersebut belum sempat diambil sampel dahak atau swab.

Pihaknya belum bisa memastikan riwayat perjalanan dari pasien tersebut. Namun Dinas sudah melakukan contact tracing kepada sejumlah orang yang pernah bersinggungan dengan pasien itu. “Sudah contact tracing, sudah dari kemarin meskipun belum di-PDP-kan kami sudah tracing,” kata Sri Wahyu yang akrab disapa doktr Oky ini.