DPRD Gunungkidul Minta Proyek Infrastruktur 2026 Berkualitas dan Tepat Waktu
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jumlah pasien positif Covid-19 di Gunungkidul belum bertambah. Hasil ini terlihat dari pengambilan sejumlah spesimen milik pasien dalam pengawasan (PDP). Total yang diuji laboratorium sebanyak 15 orang. Hasilnya, satu pasien dinyatakan positif, tiga dinyatakan negatif dan 11 lainnya belum keluar.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan upaya pencegahan penyebaran virus Corona terus dilakukan. Untuk kepastian terjangkit atau tidak, harus melalui pengambilan spesimen milik PDP.
Menurut dia, hingga saat ini belum semua hasil pengambilan sampel melalui uji swab keluar. Dari 15 yang dites, baru empat yang keluar. “Mudah-mudahan yang positif tidak bertambah. Dari hasil yang keluar, satu pasien dinyatakan positif dan tiga lainnya negatif,” kata Dewi, Jumat (3/4/2020).
Selain pengetesan upaya pencegahan juga dilakukan dengan memberikan bekal alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis. Ia mengungkapkan proses pengadaan masih terus berlangsung. Menurutnya, pesanan APD datang secara berkala dan tidak bisa langsung datang semua. “Kami mengadakan APD untuk persediaan selama tiga bulan, tetapi rekanan mengirimkan barang secara bertahap,” kata Dewi.
Menurut Dewi, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) maupun PDP di Gunungkidul terus bertambah. Hingga saat ini sudah ada 762 ODP dan PDP sebanyak 31 orang. “Untuk PDP ada dua orang yang meninggal dunia, sedang yang dirawat di rumah sakit ada tujuh orang,” katanya.
Camat Karangmojo, Marwanta Hadi, mengungkapkan wilayahnya termasuk kecamatan yang memiliki jumlah ODP terbanyak. Meski demikian, jumlah tersebut bukan berarti penderita Covid-19 banyak karena kepastian harus melalui pengetesan. “Justru dengan adanya ODP merupakan antisipasi. Sebab, saat ditetapkan sebagai ODP yang bersangkutan harus dikarantina,” kata Marwanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.