Sardjito Produksi Ratusan Face Shield Sendiri karena Minim APD

RSUP Dr. Sardjito memproduksi mandiri ratusan alat pelindung wajah untuk tenaga medis.Ist - Dok. RSUP Dr. Sardjito
04 April 2020 16:57 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Belum optimalnya pemenuhan kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan di RSUP Dr. Sardjito membuat rumah sakit di Sleman ini memutuskan untuk membuat APD sendiri untuk digunakan oleh tenaga medisnya. Sebanyak 300 alat pelindung wajah tengah diproduksi.

Kepala Instalasi Rehabilitasi Medik RSUP Dr. Sardjito, dokter Pujiatun menuturkan di sela-sela pelayanan di instalasi tersebut, ia dan sejumlah rekannya menyempatkan membuat face shield (pelindung wajah) untuk rekan sejawat di RSUP Dr. Sardjito. "Tahap awal kami buat 300 face shield dan sekarang sudah selesai," kata dia, Sabtu (4/4/2020).

Meski begitu, ia menegaskan pelayanan di instalasi rehabilitasi medik tetap buka dan tidak terganggu dengan inisiatif mereka membuatkan APD. Rencananya, pembuatan APD ini ditarget sampai 500 unit.

Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan menuturkan face shield itu bisa digunakan berulang kali dan disteril ulang. Menurutnya, biasanya visor medis di RSUP Dr. Sardjito hanya dibutuhkan sebanyak 17 unit dalam satu hari, namun hanya di ruang isolasi saja. Sementara face shield ini nantinya bisa dipakai tidak hanya di ruang isolasi, melainkan juga di klinik gigi, THT, mata, dan lain-lain.

Menurutnya, kebutuhan APD di Sardjito sangat tinggi namun hingga kini bantuan dari pemerintah masih belum dapat mencukupi itu. Sehingga berbagai upaya terus dilakukan, termasuk dengan memproduksi alatnya sendiri.

Setelah pembuatan tahap 1 yang menghasilkan 300 pelindung wajah selesai, kini mereka tengah masuk ke tahap 2 untuk memproduksi 200 unit lagi. "Dalam tiga hari kita bisa produksi 100 unit," kata Banu.