PMI DIY Kirim 6 Personel Bantu Korban Gempa di NTT
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
Sosialisasi dan edukasi kewajiban menggunakan masker dilakukan Wabup Sleman Sri Muslimatun di Pasar Godean, Kamis (16/4/2020). /Harian Jogja- Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Seluruh pedagang dan pengunjung yang ingin masuk area pasar diwajibkan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak. Kebijakan ini ditempuh sebagai salah satu cara memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.
Kepala Disperindag Sleman Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan instansinya sudah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) bagi masyarakat dan komunitas yang akan masuk ke pasar-pasar tradisional. "SOP yang dijalankan terbagi empat kelompok, baik pedagang, pengunjung, pengelola MCK hingga petugas parkir," jelasnya kepada Harianjogja.com, Kamis (16/4/2020).
Bagi para pedagang, katanya, mereka diminta untuk mencuci tangan empat jam sekali dengan sabun dan menjaga jarak (physical distancing) dengan orang lain. Hal sama juga berlaku bagi petugas parkir di pasar-pasar. Selain penggunaan sarung tangan dan masker, mereka juga diminta untuk melalukan penyemprotan disinfektan di sekitar pasar.
Adapun SOP bagi pengelola MCK, selain wajib mencuci tangan dengan sabun dan menyemprot MCK dengan disinfektan, pengelola juga diwajibkan memakai masker dan membersihkan MCK setiap satu jam sekali. Bagi pengunjung yang masuk, juga wajib menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak dengan orang lain.
"Selama masa pandemi Covid-19 ini, baik pedagang, pengunjung, pengelola MCK maupun parkir, diwajibkan untuk menggunakan masker. Kami sudah terapkan SOP ini di pasar-pasar tradisional," katanya, Kamis (16/4/2020).
Meskipun belum semuanya menggunakan masker, kata Mae, Disperindag terus melakukan edukasi kepada komunitas pasar agar mereka bisa terhindar dari paparan virus Covid-19. "Kami imbau terus-menerus. Pedagang di pasar-pasar tradisional sudah 80 persen melaksanakan SOP ini," katanya.
Mae juga mengingatkan agar mereka yang sakit dan mengalami gejala Covid-19 untuk masuk ke pasar dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. "Mereka yang sakit seperti demam, batuk dan pilek, kami minta untuk tidak ks pasar. Yang sakit harus ke faskes untuk memeriksakan diri," katanya.
Beri Edukasi
Terpisah Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menyambangi Pasar Godean untuk memberikan edukasi kepada para pedagang dan pengunjung pasar. Muslimatun berkali-kali mengingatkan pedagang dan pengunjung untuk tetap menjaga jarak 1,5 meter saat berinteraksi.
"Yang belum memakai masker kami minta untuk selalu menggunakan masker. Kami juga membagikan ratusan masker kain kepada pedagang maupun pengunjung pasar," katanya.
Menurutnya, pasar tradisional merupakan tempat kerumunan penjual dan pembeli. Selain kewajiban menggunakan masker, Pemkab juga membatasi operasii pasar hingga pukul 13.00. "Saat ini memang diijinkan untuk buka seperti biasa hanya sampai pukul 13.00 WIB saja," kata Muslimatun.
Dia juga mengingatkan untuk memutus penyebaran virus corono, para pedagang harus tetap menjaga kebersihan lingkungan dan barang dagangannya. Sebagai pusat transaksi penjual dan pembeli, pasar sangat rawan untuk penularan virus.
"Semua pihak harus menjaga agar jangan sampai terjadi penularan virus corona di pasar. Makanya, gunakan masker, jaga jarak, sering-sering mencuci tangan dengan sabun," pintanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Kepala BGN Sudaryono ungkap bahan baku hewani rusak jadi penyebab keracunan MBG. Ribuan dapur kini diinvestigasi dan terancam ditutup.
KPK menyisir tiga ruangan dirjen di Kementerian ATR/BPN terkait pengusutan kasus dugaan suap HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.
Pembangunan rusun ASN Sleman belum terealisasi akibat kendala pengadaan tanah. Pemkab Sleman kaji opsi penggunaan tanah kas desa (TKD).
PB PDGI menyebut 95% masyarakat Indonesia rutin sikat gigi, namun kurang dari 3% yang melakukannya di waktu tepat: setelah sarapan dan sebelum tidur.