Warga Miskin Tak Dapat Bansos, DPRD Jogja Dorong Pelebaran Desil
DPRD Kota Jogja menemukan warga tidak mampu tercatat desil 6-10 sehingga tak mendapat bansos. Desil penerima bantuan didorong diperluas.
Ilustrasi penggunaan QRIS - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Konsep pasar rakyat hybrid mulai diuji coba di Pasar Pakuncen sebagai langkah digitalisasi agar pedagang mampu menjangkau lebih banyak pembeli.
Kepala Bidang Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Jogja, Gunawan Nugroho menuturkan pasar rakyat memiliki modal sosial kuat yang terbukti mampu bertahan dari berbagai krisis. Namun, menurutnya, tanpa memanfaatkan digitalisasi, pedagang akan kesulitan menjangkau lebih banyak pembeli.
“Sekarang tanpa jualan online itu sulit. Karena itu kami mendorong pedagang memadukan penjualan offline dan online. Ini yang kami sebut pasar rakyat hybrid,” katanya, Selasa (25/11/2025).
Ia berupaya menggabungkan kekuatan interaksi langsung di pasar rakyat dan memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan penjualan pedagang di era digital.
Konsep tersebut mulai diuji coba di Pasar Pakuncen. Pedagang didorong untuk melakukan penjualan secara digital, selain penjualan secara langsung di pasar rakyat tersebut. Untuk mendukung penjualan tersebut, Disdag Kota Jogja membangun dukungan digital dengan membuat akun resmi untuk tseiap pasar.
Selain itu menyediakan konten foto dan video gratis bagi pedagang, serta menggencarkan edukasi penggunaan media sosial dan WhatsApp bisnis bekerja sama dengan berbagai platform digital.
Menurut Gunawan, banyak pedagang kesulitan memulai digitalisasi karena keterbatasan usia, kemampuan teknologi, maupun sarana prasarana. Karena itu pendekatan dilakukan melalui paguyuban dengan metode edukasi sederhana dan bahasa yang mudah dipahami.
“Yang penting ekosistemnya terbentuk dulu, baru gotong royong digital bisa berjalan. Kalau ekosistem digital sudah jadi, peningkatan penjualan pasti mengikuti,” katanya.
Ke depan, konsep pasar rakyat hybrid akan diterapkan secara bertahap di pasar-pasar lain, termasuk Pasar Sentul dan Pasar Terban. Setiap pasar akan didorong memiliki branding digital, event kreatif, serta penguatan komunitas pedagang agar penjualan dapat meningkat secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja menemukan warga tidak mampu tercatat desil 6-10 sehingga tak mendapat bansos. Desil penerima bantuan didorong diperluas.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.
Kerusuhan hajatan di Sragen viral di media sosial. Korban bersama tim musik resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Sragen.
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.