Tak Hanya Covid-19, Bayi & Balita Juga Rentan Terserang 2 Penyakit Ini

Ilustrasi. - Freepik
18 April 2020 08:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Dalam kondisi pancaroba saat ini bayi masih rentan terkena diare maupun DBD. Oleh karena itu masyarakat yang memiliki bayi diminta lebih memperhatikan anak mereka.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menyatakan bayi dan balita adalah individu yang baru berkembang. Termasuk sistem kekebalan tubuhnya belum sempurna dan belum sekuat orang dewasa. Oleh karena itu perlu diwaspadai sejumlah penyakit yang rentan menyerang bayi dan balita di era saat ini.

"Penyakit yang rentan untuk bayi dan balita adalah DBD [demam berdarah], diare," katanya Jumat (17/4/2020).

Oleh karena itu, kata dia, perlu didukung upaya memperkuat pertahanan tubuh dan mencegah masuknya agen penyakit baik berupa bakteri, virus, jamur ke dalam tubuh bayi atau balita.

Berty merekomendasikan beberapa upaya yang bisa ditempuh untuk memperkuat kekebalan atau imunitas bayi. Antara lain dengan diet cukup dan seimbang, seperti pemberian ASI eksklusif sampai dengan usia enam bulan, lanjutkan ASI dengan makanan pendamping ASI hingga dua tahun untuk balita porsi makanan harus cukup dan lengkap.

"Selain itu penting bagi balita dan bayi beristirahat cukup, anak-anak [balita] tidur delapan jam sehari, bayi membutuhkan tidur lebih banyak. Serta tetap diberikan untuk aktivitas fisik," ujarnya.

Berty menambagkan untuk upaya mencegah agen penyakit masuk, bisa diterapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk seluruh anggota keluarga. Seperti membiasakan diri mencuci tangan memakai sabun, memakai masker terutama bila keluar rumah, membersihkan lingkungan rumah, bersihkan sampah, dan sarang nyamuk, buang air besar pada tempatnya.

Menurutnya bayi dan balita harus dihindarkan dari kontak dengan orang yang sakit. Termasuk kemungkinan orang yang tampaknya sehat tetapi membawa bibit penyakit. Orangtua harus memastikan orang yang masuk rumah sudah dalam keadaan bersih. Kemudian berupaya mengurangi kunjungan ke rumah yang memiliki anggota keluarga rentan, termasuk bila di rumah ada bayi dan lansia.

"Bila ada anggota yang sakit, pastikan sudah ditangani dengan benar. Bila batuk atau pilek memakai masker meskipun di dalam rumah," katanya.