Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026, Lengkap Semua Layanan
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
Bantuan RDT dan APD dari pusat mulai berdatangan dan diterima Pemda DIY di kantor BPBD DIY, Sabtu (28/3/2020)/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Fraksi PDIP DPRD DIY menyarankan kepada Pemda DIY untuk melakukan pengadaan secara mandiri rapid diagnostic test (RDT) agar tidak menggantungkan bantuan dari Pemerintah Pusat. Melalui pembelian sendiri diharapkan bisa menyasar banyak kalangan dan tidak terbatas pada tenaga medis dan paramedis guna mendeteksi dini penyebaran Covid-19.
Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD DIY Yuni Satiya Rahayu menilai APBD DIY masih sangat memungkinkan untuk dipakai pengadaan rapid test, sehingga tidak selalu bergantung pada rapid test bantuan dari pusat. Pengadaan oleh daerah bisa dilakukan, jika pusat memberikan bantuan maka dapat digunakan untuk menyasar lebih banyak lagi. Meski pun RDT ini tidak sepenuhnya valid, tetapi bisa dipakai sebagai deteksi dini.
“Kalau secara anggaran mampu kenapa enggak [pengadaan pakai APBD DI], kenapa terlalu mengharapkan dari Pemerintah Pusat, anggaran kita ada, kecuali kalau enggak ada. Sebaiknya dianggarkan tersendiri untuk membeli [rapid test] itu,” katanya di DPRD DIY, Senin (20/4/2020).
Mantan Wakil Bupati Sleman ini mendukung jika Pemda DIY berinisiatif segera mengadakan RDT. Namun pihaknya tentu meminta konsep yang lebih jelasa terutama jumlah dan sasarannya, karena dengan keterbukaan data maka legislatif bisa melakukan pengawasan.
Pengadaan RDT ini, kata dia, menurutnya sangat penting di tengah suasana Jogja yang mulai ramai lagi sehingga harus segera ada tindakan cepat. Belum lagi kemungkinan DIY akan tetap kedatangan pemudik dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui RDT ini, sebaiknya semua pemudik dilakukan rapid test sebagai deteksi awal untuk memastikan kondisi mereka. Rapid test ini sebaiknya bisa diperluas sasarannya dengan tidak hanya untuk tenaga medis dan paramedis tetapi juga kelompok rentan terkait Covid-19 seperti pemudik.
“Saya pikir perlu, karena kita pasti akan kedatangan pemudik yang luar biasa jumlahnya, kenapa itu [pengetesan massal] tidak segera diadakan, bisa enggak mereka [pemudik] datang ke puskesmas, datang bisa dites cepat, puskesmas harus diberikan peran untuk membantu RS rujukan,” ujarnya
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menyatakan, selama ini Pemda DIY memang masih menggunakan rapid test untuk tenaga medis dan beberapa orang yang dinilai penting untuk segera diketahui hasilnya positif atau negatif. Pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan lingkungan tenaga medis terkait perlunya dilakukan rapid test untuk masyarakat umum atau tidak. Namun sampai saat ini polanya belum berubah, artinya RDT ini masih diprioritaskan untuk tenaga medis dan paramedic.
“Tetapi untuk pengadaan rapid test kalau tidak ada bantuan dari pusat dalam rangka memperbanyak tes kami akan adakan. Dua duanya [pengajuan bantuan rapid test ke pusat dan pengadaan melalui APBD] kami lakukan. Tetapi kapasitas laboratorium PCR kita sudah cukup mumpuni dibandingkan dengan provinsi lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
Nurisa Dian Ashrifah meraih emas kelima Indonesia di Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Amparo 139-137.
America.gov jadi chatbot AI pemerintah AS untuk mencari informasi federal. Simak fitur, Gemini-Grok, rencana layanan dan privasinya.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.