Corona Belum Reda, Libur Sekolah di Jogja Kembali Diperpanjang

Foto ilustrasi: Belajar di rumah. - Antarafoto/Iggoy el Fitra
23 April 2020 17:37 WIB Lajeng Padmaratri Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY kembali memperpanjang masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga pertengahan bulan Mei 2020 untuk siswa sekolah di DIY.

Keputusan itu tercantum dalam SE Gubernur DIY no. 420/06818 tentang Penambahan Waktu Masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Online dalam Masa Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Lingkungan Pendidikan di DIY tertanggal 22 April.

Dalam surat tersebut tertulis PJJ akan diperpanjang mulai 29 April sampai 15 Mei bagi satuan pendidikan dengan 5 hari sekolah, sementara untuk satuan pendidikan 6 hari sekolah akan diperpanjang sampai 16 Mei.

Kabid Perencanaan dan Standardisasi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya membenarkan hal ini. Namun, jawatannya belum mengeluarkan surat edaran tersendiri lantaran masih menunggu ketentuan terkait ijazah untuk sekaligus dicantumkan dalam SE tersebut.

Lebih lanjut, Didik mengatakan kegiatan belajar mengajar untuk jenjang SMA/SMK masih akan berlangsung sampai bulan Juni sesuai kalender pendidikan DIY. "Menurut kalender pendidikan tanggal 4 Juni penilaian akhir semester, semoga situasi kondusif untuk masuk sekolah," kata dia pada Kamis (23/4/2020).

Sementara itu, mulai Senin (27/4/2020) mendatang, siswa sekolah akan menjalani PJJ di bulan Ramadan. Terkait hal ini, ada sejumlah penyesuaian, salah satunya pengurangan jam pelajaran.

"Misal setiap jam pelajaran diKurangi 10 menit. Kalau normal 45 menit, mulai pukul 08.00 WIB," kata dia. Untuk jumlah mata pelajaran tetap menyesuaikan jadwal sekolah, meski selama ini rata-rata satu hari ada tiga mapel.

Disinggung mengenai evaluasi PJJ yang sudah berlangsung sebulan terakhir sejak 23 Maret lalu, pihaknya masih membahasnya dan mencari jalan tengahnya.