Peduli Faskes di Kulonprogo, 9 Organisasi Kesehatan Ini Bagikan Masker Kain

Penyerahan bantuan bakti sosial masker, multi vitamin, dan kurma yang didistribusikan ke seluruh fasilitas kesehatan di Kulonprogo pada (23/4/2020). Penyerahan secara simbolis dilakukan di RSUD Nyi Ageng Serang. - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
24 April 2020 06:37 WIB Catur Dwi Janati Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Fokus pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat menjadi salah satu prioritas persatuan organisasi profesi tenaga kesehatan. Mereka menjadi kelompok paling rentan terpapar virus karena berhadapan langsung dengan masyarakat.

Sembilan organisasi profesi tenaga kesehatan bersama-sama lakukan bakti sosial dengan pembagian masker ke seluruh Fasilitas Kesehatan (Faskes) di Kulonprogo pada Kamis (23/4/2020).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Sri Budi Utami mengatakan bakti sosial yang dilakukan oleh persatuan organisasi profesi tenaga kesehatan ini sangatlah penting. Budi mengatakan situasi perkembangan kasus Covid-19 hingga saat ini masih belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Sehingga pemberian pengertian kepada masyarakat terkait protokol kesehatan khususnya untuk menggunakan masyarakat masih perlu dilakukan. "Secara riil, masih banyak warga yang belum menggunakan masker," ujar Budi ditemui pada Kamis. (23/4/2020).

Sasaran dari bakti sosial kali ini merupakan masyarakat yang berkunjung ke Faskes namun tidak menggunakan masker. Warga yang tidak menggunakan masker tentu menyebabkan tenaga media menjadi rentan terhadap penyebaran virus.

"Pengunjung yang datang tidak mengenakan masker akan diberi masker kain beserta penyuluhan secara verbal maupun media leaflet, bagaimana pentingnya melaksanakan protap kesehatan termasuk menggunakan masker," jelasnya.

Menurut Budi, bila semua pihak telah melaksanakan protap kesehatan yang berlaku, hal itu dapat menjaga semuanya dari penyebaran virus. "Khususnya bagi warga yang berkunjung ke fasilitas kesehatan, pelaksanaan protokol kesehatan dapat melindungi pengunjung dan orang di sekitarnya termasuk tenaga medis yang melayaninya dari penyebaran Covid-19," jelasnya.

Oleh karenanya, dengan fokus meningkatkan kepedulian masyarakat dalam melaksanakan protap kesehatan khususnya penggunaan masker, penyebaran Covid-19 dapat ditekan.

Ketua kegiatan Bakti Sosial Organisasi Profesi Tenaga kesehatan, Nuryasin Kurniawan mengatakan masker kain akan didistribusikan ke ke seluruh fasilitas kesehatan di Kulonprogo. Adapun bantuan masker kain akan disebarkan ke dua rumah sakit pemerintah, tujuh rumah sakit swasta, 21 puskesmas, dan 13 klinik swasta. Selain masker kain untuk pengunjung fasilitas kesehatan, bakti sosial ini juga membagikan multi vitamin dan kurma kepada tenaga medis yang bertugas di fasilitas kesehatan.

Adapun sembilan organisasi profesi tenaga kesehatan yang berpartisipasi dalam bakti sosial ini meliputi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia, Ikatan Dokter Gigi Indonesia (IDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Persatuan Teknisi Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI), Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), dan Perkumpulan Promotor & Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI), dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Kulonprogo.

"Bantuan ini hasil dari donasi para anggota dari berbagai profesi tenaga kesehatan ini diharapkan dapat memutus rantai penularan Covid-19," jelas Nuryasin.

Secara simbolis, bantuan sosial ini diberikan oleh persatuan organisasi profesi tenaga kesehatan kepada RSUD Nyi Ageng Serang.