Hanung Bramantyo Adaptasi Children of Heaven Berlatar Muhammadiyah
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY menyatakan rumah sakit tetap diperbolehkan memberikan layanan untuk pasien umum tetapi diimbau untuk memprioritaskan layanan darurat. Masyarakat diimbau untuk tidak khawatir ketika akan berobat karena setiap rumah sakit telah menerapkan protokol yang ketat.
Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengatakan rumah sakit tetap diperbolehkan memberikan layanan kepada masyarakat sesuai dengan kompetensinya dengan berbagai jenis pasien. Tetapi, ia mengakui adanya imbauan untuk rumah sakit agar memberikan prioritas layanan kepada kasus atau pasien yang sifatnya darurat. Beberapa jenis penyakit tertentu seperti layanan untuk cuci darah dan layanan kepada penderita kanker termasuk dalam kategori darurat.
"RS tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk kasus rujukan sesuai dengan kompetensi dan kewenangannya. Memang ada imbauan untuk memberikan prioritas kepada kasus yang sifatnya darurat dan tidak bisa ditunda, misalnya kasus cuci darah, kanker dan sejenisnya," ucapnya.
Sedangkan pelayanan bersifat pilihan seperti poli bedah diimbau untuk dilakukan penundaan sementara. Hal ini dilakukan demi melindungi pasien dan tenaga kesehatan.
"Pelayanan elektif seperti bedah yang bisa ditunda dilakukan dengan tujuan untuk melindungi pasien dan tenaga kesehatan," ujarnya.
Wakil Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Biwara Yuswantana menambahkan di setiap rumah sakit sudah menyediakan jalur yang berbeda antara pasien gejala Covid-19 dengan pasien gejala penyakit lain. Selain itu sterilisasi secara periodik juga telah dilakukan setiap rumah sakit. Ia meyakini selama rumah sakit masih membuka layanan umum maka protokol kesehatan sudah terpenuhi. “Artinya tidak sampai mengancam atau menulari pasien non Covid-19,” ujarnya.
Oleh karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang memang benar-benar sakit dan memeriksakan diri ke rumah sakit menjadi satu-satunya pilihan maka tidak perlu khawatir. Karena setiap rumah sakit sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Sehingga tidak perlu khawatir jika ingin memeriksakan diri. Kalau sakit kan tidak bisa ditawar kalau betul-betul sakit ya akan ke rumah sakit atau mencari pilihan memeriksakan ke dokter pribadi itu pilihan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.