Halau Pemudik, Jalan Tikus di Bantul Ikut Dipantau

Pemudik sepeda motor. - Bisnis Indonesia/Rachman
27 April 2020 19:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Petugas gabungan dari Pemerintah Kabupaten Bantul, TNI dan Porli tidak hanya memperketat pengawasan pemudik di jalur utama pintu masuk wilayah Bantul, namun juga sejumlah jalur tikus atau jalur kecil yang belum diketahui banyak orang.

“Ya jalan tikus juga [jadi fokus pemantauan pemudik] nanti akan kami mohonkan forum pimpinan di tingkat kecamatan untuk aktif monitoring,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis, Senin (27/4/2020).

Helmi mengatakan pemeriksaan di tiga jalur utama, yakni Srandakan; Simpang Druwo Jalan Parangtritis; dan Jalan Wates Sedayu, serta sejumlah jalur tikus diberlakukan sama. Proses pemeriksaan hanya pendataan semua pemudik yang masuk dan pengecekan kesehatan. Hasil pendataan tersebut menjadi pegangan bagi Dinas Kesehatan untuk mengontrol kondisi kesehatan para pemudik.

Para pemudik tersebut juga diminta untuk mengisolasi mandiri selama 14 hari sejak kedatangan dan memberitahukan segera jika merasakan gejala yang mengarah pada infeksi Covid.

Helmi menegaskan pemantauan pemudik tidak sampai memulangkan kembali pemudik ke daerah asal seperti yang dilakukan di daerah lain. “[Soal larangan pemudik] Ini sesuatu dilematis bagi kami, kalau pemudik sudah sampai di Bantul sementara memang mereka berasal dari Bantul kalau diminta kembali lagi ke tempat asal kami belum sampai hati. Yang jelas mereka harus memenuhi ketentuan isolasi 14 hari. Dan melakukan pemeriksaan jika merasakan gejala mengarah ke Covid,” kata Helmi.