Peserta Jemaah Tabligh Bersama Warga India Positif Corona di Sleman Diminta Periksa

Sejumlah warga negara India yang sedang dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan di Masjid jami' Al-ittihad di Caturtunggal, Depok, Sleman, Rabu (22/4/2020). - Ist\\n\\n
27 April 2020 22:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Warga DIY yang merasa menjadi peserta Jemaah Tabligh di Sleman yang melibatkan warga negara India yang kini positif Covid-19, diminta untuk memeriksakan kesehatannya.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan hingga kini Dinkes terus melakukan pendataan seluruh jamaah tabligh di wilayah Sleman. Pihaknya kesulitan untuk melacak keberadaan para anggota jemaah tabligh tersebut sehingga meminta bantuan para camat untuk menelusuri anggota jamaah tabligh di wilayahnya masing-masing. "Sampai saat ini masih terus berproses, belum semua terlacak," katanya, Senin (27/4/2020).

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kemenag Sleman Sa'ban Nuroni. Menurutnya, Kemenag Sleman juga meminta agar KUA-KUA di masing-masing kecamatan untuk ikut melacak anggota jemaah tabligh. Hanya saja, kata Sa'ban, hasilnya masih nihil.

Sa'ban berharap agar para jemaah tabligh yang pernah kontak dengan WNA India dapat proaktif memeriksa kesehatannya. "Kami belum menghimpun data jemaah tabligh. Agak sulit ternyata karena masing-masing kecamatan tidak memiliki kantor," ujar Sa'ban.