Advertisement
Peserta Jemaah Tabligh Bersama Warga India Positif Corona di Sleman Diminta Periksa
Sejumlah warga negara India yang sedang dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan di Masjid jami' Al-ittihad di Caturtunggal, Depok, Sleman, Rabu (22/4/2020). - Ist\\n\\n
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Warga DIY yang merasa menjadi peserta Jemaah Tabligh di Sleman yang melibatkan warga negara India yang kini positif Covid-19, diminta untuk memeriksakan kesehatannya.
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan hingga kini Dinkes terus melakukan pendataan seluruh jamaah tabligh di wilayah Sleman. Pihaknya kesulitan untuk melacak keberadaan para anggota jemaah tabligh tersebut sehingga meminta bantuan para camat untuk menelusuri anggota jamaah tabligh di wilayahnya masing-masing. "Sampai saat ini masih terus berproses, belum semua terlacak," katanya, Senin (27/4/2020).
Advertisement
Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kemenag Sleman Sa'ban Nuroni. Menurutnya, Kemenag Sleman juga meminta agar KUA-KUA di masing-masing kecamatan untuk ikut melacak anggota jemaah tabligh. Hanya saja, kata Sa'ban, hasilnya masih nihil.
Sa'ban berharap agar para jemaah tabligh yang pernah kontak dengan WNA India dapat proaktif memeriksa kesehatannya. "Kami belum menghimpun data jemaah tabligh. Agak sulit ternyata karena masing-masing kecamatan tidak memiliki kantor," ujar Sa'ban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang
Advertisement
Berita Populer
- Polresta Sleman Selidiki Keributan Driver Ojol dan Jukir di Depok
- Pinus Pengger Dlingo Dilengkapi Glamping, Dorong Wisata Berkelanjutan
- Dituduh Curi Topi, Driver Ojol di Bantul Diduga Dianiaya Penghuni Kos
- Awal 2026, Bupati Gunungkidul Rotasi 110 Pejabat, Ini Daftarnya
- Terapkan iPubers, Petani Bisa Tebus Pupuk Subsidi Sejak 1 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




