Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Dalam upaya melindungi petugas dan pendonor di PMI Kota Jogja dalam menghimpun donor darah dari masyarakat di masa pandemic covid-19, Pemerintah Kota Jogja menyumbangkan sejumlah alat pelindung diri (APD), Senin (27/4/2020).
Ketua PMI Kota Jogja, Edi Heru Sudoso, menjelaskan saat ini pendonor di PMI sudah lebih tinggi dibanding pada awal masa pandemi. “Diawali dengan donor darah oleh TNI dan Polri, setelah itu dari masyarakat mulai banyak kembali,” ujarnya.
Ia menuturkan kebanyakan masyarakat yang mendonorkan darahnya pada masa pandemi ini meminta standar keamanan tertinggi dari petugas, yakni petugas harus mengenakan APD coverall. Sebab itu pihaknya mengapresiasi pihak yang telah turut menyumbang APD, termasuk Pemkot Jogja.
APD yang disumbangkan oleh Pemkot Jogja meliputi 20 baju hazmat, 10 pelindung wajah, 250 masker medis, 100 sarung tangan dan sarung sepatu disposable. “Sebelum covid-19, standar dari PMI pusat memang mengharuskan pakai masker medis. Sekarang sudah susah cari masker medis,” ungkapnya.
Dengan bertambahnya pendonor di PMI Kota Jogja, saat ini stok darah sudah mendekati jumlah yang dibutuhkan. Pada kondisi normal kebutuhan darah yakni 8.500 kantong per bulan. Pada masa pandemic ini, kebutuhan darah bisa saja meningkat karena banyak orang sakit.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Tri Mardoyo, memastikan saat ini stok APD bagi seluruh tenaga medis di Kota Jogja aman. “Masker bedah sudah didistribusikan ke 18 Puskesmas total 7.000 buah, di RS Pratama ada 15.000, di gudang farmasi masih 88.400 buah,” ujarnya.
Coverall juga telah didistribusikan ke seluruh puskesmas, dengan jumlah rata-rata setiap puskesmas 100 buah. Sementara coverall di gudang farmasi masih 1.130 buah. “Masker N95 stok saat ini 772 buah, di masing-masing puskesmas sekitar 100 buah,” kata dia.
Ia mengatakan pembelian APD ini merupakan tahap pertama, yang saat ini masih belum semua barangnya datang. Pada pembelian tahap berikutnya ia berencana mengadakan APD lebih banyak, dengan target 1 juta APD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.
Jamsostek Award 2026 DIY memberikan penghargaan kepada pemda, kalurahan, serta perusahaan. Simak daftar lengkap para penerimanya.