Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Terbatas
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Gerakan kampung panca tertib atau pantib di Kota Jogja diminta ikut mendukung upaya sosialisasi protokol pencegahan Covid-19 pada masa pandemi. Sebelumnya, gerakan kampung pantib tersebut ditujukan untuk membudayakan nilai-nilai ketertiban di masyarakat
“Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, gerakan kampung pantib tidak hanya ditujukan untuk membudayakan ketertiban tetapi juga diminta aktif dalam pencegahan Covid-19 supaya persebarannya tidak semakin meluas,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja, Agus Winarto Rabu (29/4/2020).
Guna mendukung sosialisasi protokol pencegahan Covid-19, ia mengatakan, Kampung Panca Tertib di antaranya bisa mengintensifkan penyampaian imbauan ke masyarakat untuk tetap berada di rumah, menjaga kebersihan lingkungan, menjaga jarak aman saat berada bersama orang lain, dan mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Selain itu, Kampung Panca Tertib bisa membantu pemantauan pendatang di kampung dengan mengarahkan mereka segera melapor ke RT atau RW.
“Misalnya saat ada ronda malam, pengurus kampung panca tertib bisa mengingatkan agar warga mengenakan masker dan tetap menerapkan jaga jarak sebagai bagian dari protokol pencegahan virus Corona,” Agus menambahkan.
Sejak gerakan kampung panca tertib digulirkan tahun 2015 hingga saat ini sudah ada 80 kampung di Kota Yogyakarta yang mendeklarasikan diri sebagai kampung panca tertib atau hampir separuh dari seluruh kampung yang ada di kota tersebut.
Kampung panca tertib sebelumnya bergerak untuk membudayakan lima aspek ketertiban di masyarakat yaitu tertib daerah milik jalan, tertib bangunan, tertib usaha, tertib lingkungan, dan tertib sosial.
Agus menambahkan, Satpol PP Kota Jogja juga sudah menetapkan sembilan kampung panca tertib terbaik yang berhak memperoleh Pantib (Panca Tertib) Award 2020, di antaranya Gemblakan Bawah, Cokrodiningratan, Patehan, Ledok Tukangan, Kauman Pakualaman, Tempel Wirogunan, Purwokinanti, dan Notoprajan, serta SMK Muhammadiyah 3 Jogja sebagai sekolah panca tertib terbaik.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jogja yang juga Mitra Pembina Kampung Panca Tertib Heroe Poerwadi meminta kampung panca tertib meningkatkan pengawasan di wilayah masing-masing di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.
“Potensi meningkatnya kriminalitas di masa pandemi ini cukup tinggi. Kewaspadaan dan pemantauan lingkungan perlu ditingkatkan, misalnya ronda kampung,” katanya.
Di Kota Jogja, sudah ada beberapa kampung yang mengaktifkan kembali ronda malam sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban.
Satpol PP Kota Jogja menerima beberapa laporan kehilangan, termasuk tabung gas serta sepeda motor yang hilang di Kampung Kauman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Sejak diresmikan tahun lalu, Griya Batik Jogja mulai disiapkan sebagai ruang edukasi sekaligus promosi batik Jogja
September 2026 tidak memiliki tanggal merah dari libur nasional dan cuti bersama. Simak daftar hari Minggu dan tanggal penting sepanjang September.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 masih dibuka hingga 31 Oktober. Cek syarat, jadwal, bantuan biaya hidup, dan cara daftar KIP Kuliah terbaru.
Java United menjual tiket laga kandang Super League 2026/2027 mulai Rp15.000. Harga ini memecahkan rekor tiket termurah yang sebelumnya dipegang Persik.
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.