Penjala Ikan yang Tenggelam di Sungai Progo Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jasad Yulius Andriyanto, 35, penjala ikan yang tenggelam di di Sungai Progo, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kamis (7/5 - 2020).Ist
07 Mei 2020 12:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Penjala ikan yang tenggelam di Sungai Progo, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Rabu (6/5/2020) petang kemarin ditemukan meninggal dunia pada Kamis (7/5/2020) sekitar pukul 08.45 WIB.

Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto mengatakan, korban bernama Yulius Andriyanto, 35, warga Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, itu ditemukan sekitar lima meter dari lokasi kejadian dengan kedalaman sungai berkisar tiga meter.

"Korban ditemukan Tim Selam dengan jarak lima meter dari lokasi kejadian di dasar sungai progo dengan kedalaman 3 meter. Saat ini korban sudah dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan selanjutnya dibawa ke RS PKU Nanggulan," ujar Pipit, Kamis pagi.

Pipit menerangkan dalam pencarian itu, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 2 Search and Rescue Unit (SRU). Untuk SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan penyelaman di sekitar lokasi korban terakhir terlihat oleh saksi. Sedangkan untuk regu dua melakukan penyisiran dengan body rafting di sekitar lokasi kejadian.

Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup, dan seluruh Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Basarnas Yogykarta, Ditpolair polda DIY, Koramil Galur, Polsek Galur, Sarlinmas DIY, Sarlinmas Wilayah V Kulonprogo, serta relawan kemasyarakatan dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Andriyanto tenggelam saat menjala ikan di Sungai Progo, yang masuk wilayah Banaran, Galur, Kulonprogo, sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban diketahui hendak menjala di sekitar pulau kecil yang berada di tengah sungai. Nahas ketika sedang berenang menuju pulau itu, korban mengalami kelelahan sehingga tenggelam di kedalaman empat sampai meter dan hanyut.

Adapun tenggelamnya korban diketahui oleh rekan-rekannya. Mereka telah mencoba melakukan pertolongan, tapi gagal. Kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

"Teman-temannya yang lagi mancing di pinggir sungai lihat kejadian itu dan berusaha menolong namun tidak berhasil selanjutnya salah satu dari mereka melapor pada pihak yang berwajib," ujar Kapolsek Galur, AKP Budi Kusnanto.