Alumni Santri Krapyak Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Ngobrol Bisnis
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Istri Bupati Bantul Erna Kusmawati mengikuti rapid diagnostic test (RDT) di halaman Dinkes Bantul, Selasa (28/4/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak lima dari enam tenaga kesehatan (nakes) di sejumlah puskesmas di Bantul yang sempat reaktif dari hasil tes melalui rapid diagnostic test (RDT), akhirnya dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab melalui Polymerase Chain Reaction (PCR).
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso mengatakan keempat nakes sudah dipulangkan dari Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro pada Jumat (8/5). “Karena hasilnya negatif jadi sudah dipulangkan,” kata Sri Wahyu, saat dihubungi, Minggu (10/5/2020).
Meski sudah dipulangkan, namun para nakses tersebut tetap harus mengisolasi diri di rumah selama 14 hari setelah kepulangan sebagai bagian dari protokol kesehatan. Saat ini hanya satu orang nakes yang hasil tes swab-nya positif dan dirawat di RSLKC. Nakes tersebut berjenis kelamin perempuan, 38, asal Kecamatan Sewon yang bertugas di Puskesmas Pleret.
Selain keempat naskes, Dokter Oky, sapaan akrab Sri Wahyu Joko Santoso juga memastikan seorang aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan bidan di Bantul yang sempat reaktif dalam pemeriksaan rapid test massal pada Selasa pekan lalu dinyatakan negatif berdasarkan pemeriksaan swab. “Hasil swab sudah keluar negatif,” kata Oky.
Lebih lanjut Oky mengatakan sejak menggencarkan rapid test massal dan penelusuran pihak-pihak yang berkontak erat dengan pasien positif sejak awal Covid-19 masuk Bantul sampai saat ini sudah ada sekitar 2.800 rapid test yang digunakan. Dari jumlah tersebut sebanyak 30 orang menunjukan reaktif.
Dari 30 orang tersebut ditemukan beberapa yang positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab melalui PCR. Lainnya dinyatakan negatif dari infeksi virus Corona penyebab penyakit Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik resmi dijual mulai Rp300 ribu dengan kapasitas GBK terbatas.
OpenAI dikabarkan menyiapkan integrasi ChatGPT dan PowerPoint berbasis suara untuk membuat presentasi otomatis lebih cepat.
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.
Ponsel terasa lemot setelah dipakai lama? Ini penyebab utama smartphone melambat dan cara sederhana mengatasinya.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.