Advertisement
Protokol Pencegahan Corona di Swalayan Diperketat
Ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul tidak ingin kecolongan seperti kasus penyebaran Coronavirus Disease-19 (Covid-19) di Indogrosir, Sleman. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemkab terus memperketat protokol pencegahan Corona di sejumlah toko modern yang ada di Bumi Handayani.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, mengungkapkan jajarannya sudah menyurati seluruh pengelola swalayan dan toko modern yang tersebar di Gunungkidul untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di masing-masing tempat. Dia meminta aturan yang tertuang dalam surat tersebut bisa diterapkan sehingga ada kepatuhan bagi pengunjung dan pengelola. ”Kami perlu mendorong kepatuhan dan kedisiplinan para pengelola dan pengunjung swalayan untuk mentaati protokol kesehatan," kata Johan kepada Harian Jogja, Senin (11/5/2020).
Advertisement
Berbagai aturan yang sudah ditetapkan di antaranya penggunaan masker saat melakukan aktivitas di dalam swalayan, penyediaan tempat cuci tangan, pengaturan pengunjung dan jaga jarak saat antrean di kasir. Disperindag juga mengimbau kepada pengelola untuk menyediakan alat pengukur suhu tubuh.
Johan menuturkan pengaturan jumlah kunjungan hingga kapasitas pun sudah disampaikan kepada para pengelola. "Jumlah batasan tergantung dari pengelola karena yang mengetahui kapasitas swalayan adalah mereka sendiri," katanya.
Hingga saat ini Johan mengakui Disperindag belum menemukan adanya swalayan atau toko modern yang melanggar protokol pencegahan Covid-19. Menurut dia, rata-rata para pengelola sudah sadar pentingnya meningkatkan pencegahan dengan menaati aturan yang telah ditetapkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Larangan Parkir Bus Senopati Picu Keresahan Juru Parkir
- Rumah Duka Dipenuhi Karangan Bunga, Pemulangan Praka Farizal Disiapkan
- Malam Hari Jadi Andalan, Girder Tol Jogja Solo Dipasang Lagi
Advertisement
Advertisement









