38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Ilustrasi rapid test /ANTARA FOTO-Novrian Arbi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Kesehatan Gunungkidul akan melakukan rapid test massal Corona. Ada ribuan orang yang ikut tes ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Sumitro mengatakan, memiliki 3.100 alat rapid test Covid-19. Total hingga saat ini sudah digunakan sebanyak 1.076 unit.
Menurut dia, tes secara massal akan dilaksanakan mulai Selasa (12/5/2020). Total alat rapid yang disediakan sebanyak 2.000 unit. Rencananya, pengetesan dilakukan untuk warga yang masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP), tenaga puskesmas berisiko, pekerja migran Indonesia hingga anggota jemaah tabligh. “Total ada 2.000 tes,” katanya kepada wartawan, Senin (11/5/2020).
Diharapkan rapid test yang melibatkan ribuan warga bisa selesai dalam minggu ini. Adapun tes dilakukan di 30 puskesmas di Gunungkidul. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.