Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Tim dari Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) melihat hasil revitalisasi Bangsal Sewokoprojo, Rabu (5/2/2020)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bangunan Bangsal Sewokoprojo merupakan salah satu bangunan cagar budaya milik Pemkab Gunungkidul. Keberadaanya harus dijaga karena menjadi saksi sejarah pemerintahan di Bumi Handayani.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno, mengatakan Bangsal Sewokoprojo harus benar-benar dirawat. Sebagai bangunan cagar budaya, bangsal harus dijaga sehingga bangunan tetap terpelihara dengan baik. “Harus terus dirawat. Apalagi dulu pernah menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Gunungkidul,” katanya kepada wartawan, Senin (11/5/2020).
Menurut dia, untuk perawatan dinilai masih kurang. Hal ini terlihat adanya kebocoran atap di bangunan utama. Kondisi itu jika dibiarkan berpotensi memperparah kerusakan di bagian atap. “Saya tidak sengaja ke Bangsal karena tujuan awal ke Kantor BPBD Gunungkidul. Tetapi berhubung hujan saya mampir, eh malah melihat ada kebocoran di bangsal,” katanya.
Kerusakan di bangsal tidak hanya bagian atap. Pasalnya, di lantai ada bagian yang menggelembung. Permasalahan kebocoran di bangsal sudah dikomunikasikan dengan Dinas Kebudayaan yang bertanggung jawab terhadap proses revitalisasi Bangsal Sewokoprojo. “Sudah ada komitmen untuk memperbaiki. Harapan saya, perbaikan benar-benar dilakukan agar keberadaan bangsal tetap terjaga,” katanya.
Kepala Bidang Pelesatarian Warisan dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Agus Mantara, mengatakan jajarannya sudah mendapatkan laporan terkait dengan atap yang bocor. Menurut dia, pada Selasa (12/5/2020) siang atap yang bocor langsung diperbaiki. “Sudah diperbaiki,” katanya, Selasa.
Menurut dia, atap Bangsal Sewokoprojo yang bocor bukan persoalan baru karena sebelum revitalisasi dilakukan tahun lalu sudah ada kerusakan yang sama. Mantara menuturkan untuk kebocoran jajarannya sudah melakukan perbaikan sebanyak tiga kali. “Mudah-mudahan tidak bocor lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Tunggal putra Alwi Farhan lolos ke semifinal Singapore Open 2026 usai membungkam wakil Jepang Kodai Naraoka dua gim langsung 21-12, 21-17.
PSIM Jogja cenderung mempertahankan staf pelatih lokal musim depan. Jean-Paul Van Gastel fokus evaluasi tim dan peningkatan aspek taktik pemain.
Sapi kurban 1,1 ton di Sleman jadi sorotan. Dikirim sosok misterius TIW, daging melimpah hingga dibagikan lintas daerah.
Waspadai lonjakan kolesterol jahat (LDL) pasca-Iduladha. Kenali 5 gejala tubuh dari nyeri dada hingga sakit kepala seusai makan daging kambing.
Tata Tiago 2026 resmi meluncur di India dengan harga mulai Rp87 jutaan. Hatchback murah ini hadir dengan 6 airbag dan fitur modern lengkap.