Selesai Direhabilitasi, Atap Bangsal Sewoko Masih Bocor

Tim dari Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) melihat hasil revitalisasi Bangsal Sewokoprojo, Rabu (5/2/2020) - Harian Jogja/David Kurniawan
12 Mei 2020 20:12 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bangunan Bangsal Sewokoprojo merupakan salah satu bangunan cagar budaya milik Pemkab Gunungkidul. Keberadaanya harus dijaga karena menjadi saksi sejarah pemerintahan di Bumi Handayani.

Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno, mengatakan Bangsal Sewokoprojo harus benar-benar dirawat. Sebagai bangunan cagar budaya, bangsal harus dijaga sehingga bangunan tetap terpelihara dengan baik. “Harus terus dirawat. Apalagi dulu pernah menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Gunungkidul,” katanya kepada wartawan, Senin (11/5/2020).

Menurut dia, untuk perawatan dinilai masih kurang. Hal ini terlihat adanya kebocoran atap di bangunan utama. Kondisi itu jika dibiarkan berpotensi memperparah kerusakan di bagian atap. “Saya tidak sengaja ke Bangsal karena tujuan awal ke Kantor BPBD Gunungkidul. Tetapi berhubung hujan saya mampir, eh malah melihat ada kebocoran di bangsal,” katanya.

Kerusakan di bangsal tidak hanya bagian atap. Pasalnya, di lantai ada bagian yang menggelembung. Permasalahan kebocoran di bangsal sudah dikomunikasikan dengan Dinas Kebudayaan yang bertanggung jawab terhadap proses revitalisasi Bangsal Sewokoprojo. “Sudah ada komitmen untuk memperbaiki. Harapan saya, perbaikan benar-benar dilakukan agar keberadaan bangsal tetap terjaga,” katanya.

Kepala Bidang Pelesatarian Warisan dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Agus Mantara, mengatakan jajarannya sudah mendapatkan laporan terkait dengan atap yang bocor. Menurut dia, pada Selasa (12/5/2020) siang atap yang bocor langsung diperbaiki. “Sudah diperbaiki,” katanya, Selasa.

Menurut dia, atap Bangsal Sewokoprojo yang bocor bukan persoalan baru karena sebelum revitalisasi dilakukan tahun lalu sudah ada kerusakan yang sama. Mantara menuturkan untuk kebocoran jajarannya sudah melakukan perbaikan sebanyak tiga kali. “Mudah-mudahan tidak bocor lagi,” katanya.