Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul kembali mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD), meski dalam kondisi pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Pasalnya penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aigipty terus meningkat.
Data Dinas Kesehatan Bantul dalam kasus DBD sejak Januari sampai akhir April lalu atau selama empat bulan terjadi 726 kasus DBD. Padahal pada akhir maret lalu kasus demam berdarah masih di angka 416 kasus. Artinya selama sebulan telah terjadi penambahan sebanyak 310 kasus DBD.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis mengatakan kasus DBD menjadi persoalan rutin tiap tahun yang harus ditekan penyebarannya.
“Warga masyarakat tetap harus membiasakan pola hidup bersih dan sehat [PHBS] dan membersihkan tempat-tempat yang potensial berkembangnya nyamuk di wilayah masing-masing. Jangan melenakan persoalan DBD,” kata Helmi, Selasa (12/5/2020).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Pengakit Dinas Kesehatan Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso mengatakan dari 726 kasus DBD yang terjadi di Bantul sebagian besar tersebar di Kecamatan Bantul sebanyak 86 kasus, Sewon 73 kasus, dan Piyungan 70 kasus. “Untuk kasus kematian belum ada pelaporan,” kata Sri Wahyu.
Ketiga kecamatan tersebut merupakan wilayah yang padat penduduk. Pihaknya meminta masyarakat agar selama pandemi Covid-19 ini tetap melakukan pemantauan dan pemberantasan tempat-tempat perindukan nyamuk dengan pola minimal 3M plus, yakni menguras, menutup, dan mengubur, serta menabur bubuk larvasida jika dibutuhkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Kadin berharap ketegangan RI-Singapura mereda usai pertemuan Prabowo dan Vivian Balakrishnan demi menjaga iklim investasi Indonesia.
Fenomena selebcat di tempat umum bisa meningkatkan kepedulian, tetapi interaksi berlebihan berisiko membuat kucing stres dan takut.
Harga kambing di Gunungkidul anjlok hingga Rp250.000 per ekor. Peternak mengeluhkan biaya pakan mahal dan keuntungan yang menipis.
Polisi menyelidiki kematian Ayudiah Rivana, atlet silat Semarang di Porprov Jateng 2026, setelah menjalani operasi patah jari tangan.
Disperindag Sleman menjajaki tenant kuliner dan pusat oleh-oleh di Pasar Prambanan untuk menarik anak muda mulai 2027.