PAC PDIP Ngemplak Gotong Royong Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sleman sekaligus Ketua PAC Ngemplak Nila RIfianti, S.Pd bergotong rorong bersama anggota PAC PDIP Ngemplak membagikan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 di Ngemplak, belum lama ini. - Ist
13 Mei 2020 12:57 WIB Media Digital Sleman Share :

Harianjogja.com, NGEMPLAK - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sleman sekaligus Ketua PAC Ngemplak Nila RIfianti, S.Pd bergotong-royong bersama pengurus PAC Ngemplak membagikan paket sembako kepada warga Ngemplak dan sekitarnya. Aksi sosial ini sebagai wujud partisipasi PDI Perjuangan Ngempak dalam mengurangi dampak ekonomi akibat Pandemi Covid-19. 

Pembagian sembako dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan menghadapi Covid-19 dengan menghindari kerumunan warga masyarakat. Paket Sembako diserahkan kepada warga melalui pengurus ranting tingkat desa dan diantar langsung ke rumah warga oleh kader PDI Perjuangan Kecamatan Ngemplak.

“Sebagai wujud kepedulian kepada konstituen, maka kami berinisiatif semampunya untuk turut berpartisipasi meringankan beban warga yang terdampak Covid-19. Mereka yang terpaksa harus tinggal di rumah menjadi berkurang penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, kami membantu paket sembako kepada masyarakat sekitar Ngemplak agar bisa membantu meringankan mencukupi kebutuhan sehari-hari” ujar Nila dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (13/5/2020). 

Nila juga mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman untuk juga memperhatikan kebutuhan pokok warga masyarakat yang terdampak. Program Bantuan sosial dari Pemerintah harus tepat sasaran sehingga data yang valid menjadi penting bagi penyaluran Bantuan Sosial seperti paket sembako.

“Kami ingin masyarakat yang benar-benar tidak mampu dan terdampak yang menerima bantuan sosial dari pemerintah, jangan sampai terjadi kesalahan data akibat tidak di update," tuturnya. 

“Semoga pandemi ini segera berlalu dan masyarakat dapat kembali hidup normal dan beraktivitas kembali seperti semula, sehingga ekonomi masyarakat dapat bergerak kembali” pungkasnya. *