Karyawan Indogrosir Positif Covid-19 Tulari Keluarganya

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
17 Mei 2020 20:47 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Kasus karyawan Indogrosir warga Sleman yang positif virus Covid-19, terus bertambah. Virus Corona ini tidak hanya menjangkiti karyawan Indogrosir tetapi juga keluarganya.

Dalam dua hari terkahir, Sabtu (16/5/2020) dan Minggu (17/5/2020) jumlah karyawan Indogrosir yang positif Covid-19 bertambah lima orang. Masing-masing kasus Kasus 192, Laki laki, 55 th, Kasus 194, Laki laki, 20 th, Kasus 196, Laki laki, 28 th. Selain itu, Kasus 197, Perempuan, 42 th dan Kasus 201, Perempuan, 25 th.

"Untuk kasus 201 ini merupakan istri dari Kasus 155 (karyawan IG) laki-laki usia 28 warga Seyegan, sebelumnya sudah dinyatakan positif Covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo kepada Harianjogja.com, Minggu (17/6/2020).

Dari penambahan jumlah kasus klaster Indogrosir pada Sabtu (16/5/2020) dan Minggu (17/5/2020), maka jumlah total warga Sleman karyawan IG yang positif Covid-19 sebanyak 14 orang. Jumlah tersebut termasuk data Covid-19 pada Jumat (15/5/2020) yang mengumumkan kasus 190 positif Covid-19 merupakan karyawan Indogrosir yang berstatus warga Sleman.

Joko menjelaskan, saat ini karyawan Indogrosir yang dinyatakan positif Covid-19 merupakan hasil swab dari rapid test massal tanggal 5 dan 7 Mei. Sementara untuk hasil swab dari rapid test yang dilakukan tanggal 2 dan 4 Mei sudah selesai diumumkan.

"Sebagian ada yang positif Covid-19 dan sebagaian lagi negatif setelah dilakukan test swab dua kali. Jumlahnya saya lupa," katanya.

Disinggung soal 52 orang pengunjung yang reaktif saat mengikuti rapid test beberapa hari lalu, Joko mengatakan jika sebagian besar sudah melakukan uji swab. Hasilnya akan diumumkan lima hari setelah swab dilakukan. "Untuk datanga belum lengkap karena belum semua pengunjung yang rekatif melakukan uji swab," katanya.

Adapun tujuh orang ASN yang reaktif dijadwalkan melakukan swab pada Senin (18/5/2020) ini. Mereka akan melakukan test swab bersama tujuh orang relawan BPBD dan PMI Sleman. Disinggung soal 51 orang ASN yang melakukan rapid test mandiri, Joko mengaku masih menunggu hasilnya. "Yang rapid tes mandiri juga baru ada beberapa yang laporan, belum seluruhnya," kata Joko.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Covid-19 Sleman melakukan rapid test bagi ratusan ASN yang berbelanja di Indogrosir pada periode 19 April hingga 4 Mei. Hasilnya, sebanyak tujuh orang ASN dinyatakan reaktif.