114.528 Warga Gunungkidul Berpotensi Terdampak Kekeringan
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Gunungkidul terhitung tinggi. Dari 29 kasus positif, 21 pasien dinyatakan sembuh. Persenteae tingkat kesembuhan mencapai 72,4%.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan pada Sabtu (16/5/2020) ada sembilan kasus pasien sembuh sehingga total 21 orang sudah sembuh dari Covid-19. “Ada 29 kasus, 21 orang sembuh, tujuh orang masih dalam perawatan, dan satu kasus positif dinyatakan meninggal dunia,” katanya, Minggu (17/5/2020).
Meski persentase kesembuhan tinggi, ia pun mengingatkan kepada masyarakat agar tetap mewaspadai penyebaran Corona. “Protokol kesehatan pencegahan harus terus dipatuhi agar penyebarannya tidak terus bertambah,” kata Dewi.
Imbauan untuk menaati protokol kesehatan tidak hanya untuk masyarakat secara umum. Pasien yang sudah sembuh juga harus ikut berpartisipasi. Sebab, ada potensi orang yang sudah dinyatakan sembuh bisa tertular lagi. “Memang di Gunungkidul belum ada kasus sembuh terus terinfeksi lagi. Tapi, di beberapa daerah lain sudah ada. Jadi, mereka yang sembuh harus tetap menaati protokol kesehatan,” katanya.
Dewi pun menyarankan kepada pasien sembuh untuk melakukan isolasi mandiri beberapa waktu. Hal ini bertujuan memberikan rasa aman dan ketenangan di masyarakat. “Kami akan terus pantau kesehatan mereka, meski sudah dinyatakan sembuh,” ungkapnya.
Menurut dia, lewat rapid test massal, sudah ada puluhan warga yang dinyatakan reaktif saat tes cepat dilakukan. “Tidak hanya masyarakat umum yang reaktif, tapi ada juga yang berstatus tenaga medis. Total ada 30 tenaga medis yang reaktif dan sudah dilakukan swab untuk kepastian apakah terpapar corona atau tidak,” katanya.
Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S mendukung penuh langkah pemerintah dalam upaya melawan penyebaran Covid-19.
Ia menuturkan, hampir setiap hari anggota dewan melakukan inspeksi mendadak untuk melihat kesiapan desa dalam upaya pencegahan. “Respons desa baik. Bahkan di Desa Gading, Playen, dibentuk Gading Rescue, selain sukarelawan juga ada fasilitas mandiri untuk pencegahan Corona,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Presiden Prabowo mengingatkan 1.177 perwira TNI-Polri menjaga integritas, menjauhi korupsi, narkoba, judi, dan mengabdi kepada rakyat.
Warga Kotagede mengikuti pelatihan susur Sungai Gajah Wong untuk mendeteksi dini potensi banjir dan memperkuat mitigasi bencana.
Polres Bantul mengungkap peredaran 1.602 pil berlogo Y di Pleret dan Banguntapan. Seorang pemasok ditangkap berkat laporan warga.
Program Lumbung Mataraman di DIY menyalurkan KUR Rp9,17 miliar dan memperluas akses keuangan untuk memperkuat ekonomi kalurahan.
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.