Insentif untuk Tenaga Kesehatan Harus Segera Dicairkan

Anggota komisi X DPR RI asal DIY, My Esti Wijayanti (kiri) saat menyerahkan bantuan APD kepada Dirut RSUD Wates, Lies Indriyati, Senin (18/5/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
18 Mei 2020 21:12 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggota Komisi X DPR asal DIY, My Esti Wijayanti, meminta pemerintah segera mencairkan dana insentif bagi tenaga medis di rumah sakit rujukan Covid-19.

Esti, sapaan akrabnya, mengatakan Menteri Keuangan sudah menyiapkan dana tersebut. Namun sampai saat ini dana belum bisa dicairkan karena masih terganjal perubahan data dari Kementerian Kesehatan.

Esti mengaku selama pandemi Covid-19 ini DPR menerima banyak keluhan dari rumah sakit terkait dengan mekanisme dan sasaran dana insentif, yang awalnya untuk semua tenaga medis dan nonmedis termasuk cleaning service juga menerima, tetapi direvisi, dan hanya tenaga medis saja yang mendapatkannya

"Begitu juga dengan kejelasan sasaran rumah sakit harus ada ketegasan. Pemerintah Pusat menyebutkan rumah sakit swasta yang menjadi rujukan juga berhak atas dana tersebut. Namun yang beredar, insentif justru hanya diberikan di rumah sakit negeri," ujarnya di sela-sela penyaluran bantuan alat perlindungan diri [APD] di RSUD Wates, Senin (18/5/2020).

Menurutnya, masalah seperti itu harusnya bisa segera dibereskan lantaran beban rumah sakit swasta juga berat, mengingat adanya tunggakan BPJS yang sudah mencapai miliaran rupiah.