Cegah Aset Mangkrak, Dewan Gunungkidul Desak Pendataan
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.
Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik./Ist-FOTO ANTARA
Harianjogja.cm, GUNUNGKIDUL– Sejak pandemi Covid-19 muncul hingga sekarang sudah ada 40 jenazah yang dimakamkan dengan standar Covid-19. Adapun jenazah tidak hanya berasal dari wilayah Gunungkidul, tapi juga ada yang dari luar daerah.
Ketua PMI Gunungkidul, Iswandoyo mengatakan untuk pemakaman ala Covid-19, pihaknya tidak bekerja sendirian. Hal ini dikarenakan juga menggandeng tim dari BPBD Gunungkidul. “Kadang ada melibatkan relawan tagana,” kata Iswandoyo, Selasa (19/5/2020).
Menurut dia, sudah banyak warga yang dimakamkan dengan standarisasi Covid-19. Adapun jumlahnya hingga sekarang sudah mencapai 40 jenazah. “Ini tidak hanya berasal dari dalam daerah, tapi ada juga yang berasal dari luar daerah seperti Jakarta, Semarang dan lainnya,” ungkapnya.
Ditambahkannya, untuk saat ini ada 30 relawan yang bertugas untuk memakamkan cara Covid-19. Jumlah ini lebih banyak pada saat awal-awal pandemic sehingga tugas bisa dilakukan secara bergantian. “Sekali tugas bisa menerjunkan 10 orang. Jadi, harus dibuat jadwal jaga karena dalam sehari bisa melakukan pemakaman di tiga lokasi berbeda. Apalagi waktu pemakaman banyak dilakukan saat malam hari,” katanya.
Ditambahkannya, pemakaman ala Covid-19 dilakukan untuk mengantisipasi penularan penyakit. Ia pun memastikan, petugas juga sudah dipersiapkan dan dilengkapi dengan alat perlindungan diri. “Untuk limbah, kami juga berkerjasama dengan PT sehingga ada pemusnahan sesuai dengan standar sehingga tidak berpotensi menularkan penyakit,” katanya.
Salah seorang relawan pemakaman ala Covid, Surisdiyanto mengakui bahwa pelaksanaan pemulasaraan merupakan untuk kemanusiaan. Menurut dia, dalam tugas sudah dilengkapi dengan alat pelindung diri. “Sudah ada standarnya dan setelah menggunakan baju hazmat, relawan tidak bisa melakukan kegiatan lainnya,” katanya.
Suris mengungkapkan, sudah banyak jenazah yang dikebumikan dengan cara keamanan corona. Bahkan, dalam waktu tiga hari ada 12 jenazah yang dimakamkan dengan tingkat pengamanan ekstra hati-hati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.
WhatsApp akan menghentikan dukungan untuk HP Android yang masih menggunakan Android 5.x mulai 8 September 2026. Cek daftar perangkat dan cara mengecek versi And
Debut resmi Shin Tae-yong bersama Persija berbuah manis. Macan Kemayoran menang 1-0 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Alexander Jeremejeff.
Jadwal MotoGP San Marino 2026 lengkap 11-13 September. Simak jadwal latihan, kualifikasi, Sprint Race hingga Grand Prix dalam WIB.
Media Vietnam menyoroti kekuatan Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda berpeluang diperkuat pemain diaspora dari Eropa.
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksikan tak cukup karena konsumsi mencapai 8,67 juta ton. Pertamina dorong pembelian lewat pangkalan resmi.