Kemarau Datang, Gunungkidul Siapkan Droping Air Mulai Juli
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pasien positif corona di Gunungkidul bertambah empat pasien sehingga total berjumlah 32 kasus. Hingga saat ini masih ada delapan pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, tambahan empat kasus berasal dari Ponjong satu kasus, Semanu dua kasus dan satunya berasal Wonosari. Tambahan ini berasal dari penularan di Dusun Mokol, Selang dan Dusun Gadungsari, Wonosari. “Ini masuk dalam transmisi lokal,” kata Dewi, Selasa (19/5/2020).
Menurut dia, potensi pertambahan kasus positif masih mungkin bertambah karena adanya tes cepat yang dilakukan secara massal. Untuk tes massal, pihaknya masih menunggu data terbaru karena dari 71 warga reaktif baru keluar hasilnya sembilan. “Sembilan negatif. Sedangkan lainnya masih menunggu. Nanti kalau datanya keluar pasti kami informasikan ke masyarakat,” katanya.
Total hingga saat ini sudah ada 23 kasus positif dinyatakan sembuh. Sedangkan delapan kasus masih dalam perawatan di rumah sakit. “Ada satu pasien yang meninggal dunia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.
India bantu konservasi Candi Prambanan. Dispar DIY optimistis kolaborasi ini perkuat pelestarian dan daya tarik wisata Jogja.
Bapanas gelar 5.597 Gerakan Pangan Murah sepanjang 2026. Inflasi pangan turun ke 5,58% pada Juni, harga makin terkendali.
Swiss lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 usai kalahkan Kolombia via penalti 4-3. Berikut hasil, analisis, dan prediksi vs Argentina
Harga emas 8 Juli 2026 di Pegadaian: Antam Rp2,76 juta/gram. Cek harga lengkap UBS dan Galeri 24 serta buyback terbaru hari ini.
Prabowo dan PM Modi tetapkan 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara, perkuat kerja sama pendidikan dan budaya Indonesia-India.