Ada Jemaah Tabligh Hingga Indogrosir, Ini Riwayat 6 Pasien Baru Covid-19 di DIY

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
21 Mei 2020 18:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah klaster besar masih ditemukan kasus positif Covid-19 di DIY.

Seperti klaster Indogrosir dan Jemaah Tabligh. Pada Kamis (21/5/2020), Pemda DIY mengumumkan penambahan enam kasus baru serta memaparkan riwayat enam pasien Covid-19 itu.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan terdapat enam tambahan kasus positif pada Kamis (21/5/2020). Dua diantaranya merupakan tenaga medis. Kabar baiknya, delapan kasus dinyatakan sembuh setelah dua kali hasil uji laboratoriumnya negatif.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menuturkan penambahan kasus positif meliputi Kasus 212, laki-laki 57 tahun warga Gunungkidul; Kasus 213, laki-laki 16 tahun warga Sleman; Kasus 214, perempuan 22 tahun warga Sleman; Kasus 215, laki-laki 19 tahun warga Sleman; Kasus 216, perempuan 43 tahun warga Bantul; dan Kasus 217, perempuan 35 warga Kota Jogja.

"Kasus 212 merupakan pendatang dari Depok, Jawa Barat. Kasus 213 merupakan anak Jemaah Tabligh, Gowa. Kasus 214 dan 215 adalah karyawan Indogrosir. Kasus 216 dan 217 adalah tenaga kesehatan RS Sardjito," ungkapnya.

Adapun kasus sembuh meliputi Kasus 86, perempuan 46 tahun warga Bantul; Kasus 100, laki-laki 36 tahun warga Bantul; Kasus 145, perempuan 14 tahun warga Bantul; Kasus 159, laki-laki 25 tahun warga Bantul; 164, perempuan 33 tahun warga Bantul; Kasus 172, perempuan 19 tahun warga Bantul; Kasus 173, perempuan 29 tahun warga Gunungkidul; Kasus 174, laki-laki 7 tahun warga Gunungkidul.

Pada hari yang sama, dilaporkan dua kematian PDP, yakni perempuan 64 tahun warga Sleman, memiliki riwayat sakit ca colon dan perempuan 61 tahun warga Sleman, memiliki riwayat diabetes melitus dan jantung.

Dengan penambahan ini, total kasus positif di DIY sebanyak 215 kasus, dengan 105 diantaranya sudah sembuh. Lalu PDP meninggal jadi 23 pasien. Adapun total ODP yakni sebanyak 6.231 orang.