BPPTKG Tegaskan Pendakian Gunung Merapi Belum Aman Dilakukan
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Foto ilustrasi./ Bisnis Indonesia-Rahmatullah
Harianjogja.com, BANTUL- Jumlah buruh terdampak Covid-19 masih bertambah. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi [Disnakertrans] masih menerima laporan dari perusahaan terkait nasib para karyawannya. Meski demikian, angka tersebut akan terus ditekan dengan upaya perusahaan untuk bangkit dari masa krisis.
Plt Kepala Disnakertrans Bantul, Aris Suharyanta memaparkan total ada sekitar 10.000 buruh yang terdampak. Mereka berasal dari sektor industri mebel, garmen, kerajinan, dan pariwisata. Dari angka tersebut 302 orang di antaranya putus kontrak dan pemutusan hubungan kerja [PHK]. Sementara itu, 224 orang yang merupakan anak buah kapal [ABK] tercatat juga mengalami hal serupa. Lalu, sekitar 7.000 orang di antaranya merupakan buruh asal Bantul yang dirumahkan dengan nasib beragam. Ada yang digaji tapi minim. Ada pula yang dirumahkan tanpa gaji sepeser pun. "Jadi kalau yang 10.000 termasuk buruh dari luar Bantul yang kerja di Bantul," katanya, Jumat (29/5/2020).
Ia menuturkan angka tersebut merupakan data per tanggal 13 Mei 2020 lalu. Besar kemungkinan angka itu bertambah. Terutama sektor industri yang berkaitan erat dengan pasar ekspor. Pasalnya, saat ditemui Harian Jogja, Disnakertrans tengah melakukan rekapitulasi data terbaru.
Namun, laki-laki yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Bantul itu memastikan pertambahan jumlah buruk terdampak itu tak begitu besar. Kondisi itu didorong oleh sejumlah perusahaan yang berusaha bangkit dari masa krisis. Hanya saja, skalanya memang belum sebesar saat fase normal. "Ada sih beberapa. Tapi tidak dalam partai besar. Mereka sudah mulai mengirim produk, tapi masih jumlah kecil," ujarnya.
Sekretaris Asosiasi Permebelan dan Kerajinan Indonesia [Asmindo] Bantul, Astri mengaku sektor mebel sama sekali tidak berjalan selama pandemi. Kendati begitu, mereka tidak ingin berdiam pasrah. Ruang pamer harus tetap buka dan karyawan masih tetap bekerja. "Kita harus tetap ikhtiar. Ada atau tidak ada pesanan kita harus tetap kerja. Showroom harus tetap kita buka," kata perempuan yang disapa Astri itu, Jumat (29/5/2020).
Saat ini Astri fokus untuk mengedukasi para karyawan yang masih bekerja. Ia memberi contoh saat kedatangan tamu asal Srilanka dan India. Tamu tersebut datang dari Jakarta. Dalam pertemuan itu, para tamu meminta untuk bersalaman dan duduk berdekatan. Sadar bahwa harus jaga jarak, Astri meminta kepada para karyawan agar menerapkan aturan tersebut saat melayani pelanggan. "Protokol kesehatan saat kerja sudah dilakukan sejak libur. Sekarang fokus edukasi ke karyawan untuk selalu jaga jarak saat pelanggan datang," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Psikolog UI mengingatkan perubahan perilaku anak dapat menjadi tanda ancaman digital. Orang tua perlu peka dan membangun komunikasi yang aman.
PAD wisata Gunungkidul melampaui target pada semester I 2026. Pemda fokus membenahi retribusi, akses jalan, dan pelayanan wisata.
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Presiden Prabowo segera menetapkan Jampidsus definitif setelah usulan nama calon pejabat memasuki tahap akhir pembahasan di TPA.
David Alonso dipastikan naik ke MotoGP bersama Honda mulai musim 2027 setelah menandatangani kontrak berdurasi beberapa tahun dengan HRC.