Gereja di Kulonprogo Masih Tutup, Peribadatan Digelar di Rumah Warga

Peribadatan di salah satu rumah jemaah GKJ Temon di Dusun Dumpoh, Kalurahan Kebonrejo, Kapanewon Temon, Minggu (7/6/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
07 Juni 2020 21:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Umat Kristiani di Kapanewon Temon, Kulonprogo, belum bisa menjalankan ibadah Minggu di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Temon, karena rumah ibadah itu masih ditutup ebagai imbas pandemi Covid-19. Sebagai gantinya jemaat menjalankan peribadatan mingguan di rumah salah satu jemaat.

Pelaksanaan ibadah Minggu salah satunya dilangsungkan di rumah milik Anjar Prajarta, warga Dusun Dumpoh, Kalurahan Kebonrejo, Kapanewon Temon, Minggu (7/6/2020). Kegiatan ini dihadiri tak lebih dari 15 jemaat. Seluruh jemaat menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker dan jaga jarak.

"Ibadah dengan cara seperti ini sudah berjalan untuk wilayah sekitar Kapanewon Temon. Ada sekitar 10 kelompok kecil yang menggelar peribadatan serupa," ujar Majelis Penatua GKJ Temon, Agus Edi Purwanto, seusai kegiatan peribadatan, Minggu. Kegiatan peribadatan seperti ini rencananya terus dilakukan sampai GKJ Temon dibuka.

Pemilik rumah yang juga jemaat GKJ Temon, Anjar Prajarta, mengaku tak keberatan rumahnya digunakan sebagai tempat ibadah dadakan. Anjar berharap pandemi Covid-19 bisa segera berakhir sehingga jemaat dapat kembali beribadah dan berkumpul bersama di GKJ Temon.  "Kami rindu beribadah bersama," ucapnya.